Jumat, 13 Maret 2026

Ferry Gorontalo-Sulteng Tambah Jadwal Pelayaran Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026

Aktivitas di Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo mulai meningkat menjelang Lebaran Idulfitri 2026.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ferry Gorontalo-Sulteng Tambah Jadwal Pelayaran Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
TribunGorontalo.com
PELABUHAN FERY GORONTALO - Suasana kapal sebelum lepas tali jangkar menuju Sulteng. (13/3/2026). (Sumber: Yunima Hasan, Mahasiswa Magang Jurnalistik UNG) 
Ringkasan Berita:
  • Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo mencatat lonjakan penumpang menjelang Lebaran Idulfitri 2026, didominasi perantau asal Sulawesi Tengah yang pulang kampung. 
  • PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan pelayaran tambahan (extra trip) pada 14–17 Maret untuk mengantisipasi penumpukan penumpang. 
  • Pada Kamis malam, jumlah penumpang tercatat mencapai sekitar 420 orang atau sesuai kapasitas maksimal kapal.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Aktivitas di Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo mulai meningkat menjelang Lebaran Idulfitri 2026.

Otoritas pelabuhan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry mencatat lonjakan penumpang, terutama dari kalangan perantau yang hendak pulang kampung ke Sulawesi Tengah.

Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, Kamis malam (12/3/2026), antrean calon penumpang terlihat lebih ramai dari biasanya.

Lonjakan tersebut didominasi perantau asal Sulawesi Tengah (Sulteng) yang memanfaatkan jalur laut untuk mudik lebih awal.

Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo saat ini melayani dua rute utama dengan tiga tujuan di wilayah Sulteng. Rute pertama yakni Gorontalo–Pagimana di Kabupaten Banggai, yang berjarak sekitar 64–68 kilometer dari Kota Luwuk.

Sementara rute kedua adalah Gorontalo menuju Wakai dan Ampana. Kedua wilayah tersebut merupakan titik konektivitas penting menuju kawasan Kepulauan Togean.

Pelayanan penyeberangan dari Gorontalo dilayani oleh KMP Tuna Tomini.

Ampana sendiri merupakan ibu kota Kabupaten Tojo Una-Una, sedangkan Wakai dikenal sebagai titik transit utama menuju destinasi wisata di Kepulauan Togean.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang arus mudik, pihak ASDP menyiapkan pelayaran tambahan (extra trip) dalam beberapa hari ke depan.

Pengawas Sarana dan Prasarana Transportasi ASDP, Nofri, mengatakan penambahan jadwal dilakukan guna menghindari penumpukan penumpang di pelabuhan.

“Mulai tanggal 14 sampai 17 Maret akan ada extra trip. Kapal yang tiba di pelabuhan tujuan akan langsung kembali berlayar ke Gorontalo,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, ketika jumlah penumpang biasanya meningkat tajam menjelang Lebaran.

Pada Kamis malam, jumlah penumpang tercatat mencapai sekitar 420 orang, yang merupakan kapasitas maksimal kapal.

“Jumlah penumpang malam ini sekitar 420 orang, sesuai kapasitas maksimal kapal,” kata Nofri.

Ia menambahkan, kondisi tersebut menunjukkan minat masyarakat untuk melakukan perjalanan menjelang Lebaran mulai meningkat.

“Biasanya memang terjadi peningkatan penumpang,” jelasnya.

Setelah masa angkutan Lebaran berakhir, jadwal pelayaran akan kembali berjalan normal seperti biasanya. Informasi jadwal pelayaran juga dapat diakses masyarakat melalui akun media sosial resmi Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo.

Penumpang Khawatir Kehabisan Tiket

Di sisi lain, sejumlah calon penumpang mengaku mulai khawatir tidak mendapatkan tiket karena tingginya minat masyarakat untuk mudik.

Salah satunya Wiyan A Dwianti (22), mahasiswa Teknik Industri semester delapan yang hendak pulang ke kampung halamannya di Luwuk, Kabupaten Banggai.

Ia mengatakan perjalanan dari Gorontalo menuju Luwuk membutuhkan waktu cukup panjang, yakni sekitar delapan jam perjalanan laut yang kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat sekitar tiga jam.

Wiyan mengaku khawatir tidak kebagian tiket karena jumlah penumpang biasanya meningkat drastis menjelang Lebaran.

“Ada rasa takut tidak dapat tiket karena sudah dekat Lebaran,” ujarnya.

Saat ditemui di pelabuhan, Wiyan juga masih menunggu rekannya yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi.

Menurutnya, jika temannya terlambat tiba di pelabuhan, ada kemungkinan mereka tertinggal kapal.

“Kalau tidak tepat waktu, bisa saja ditinggal kapal,” katanya.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri, pihak pengelola pelabuhan berharap penambahan perjalanan kapal dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan dengan lebih lancar dan aman.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 13 Maret 2026 (23 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:06
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved