Ramadan 2026
Jadwal Imsakiyah Gorontalo Besok Rabu, 11 Maret 2026 Lengkap dengan Niat Puasa
Simak jadwal imsakiyah Gorontalo besok Rabu, 11 Maret 2026, mulai sahur hingga berbuka, lengkap dengan waktu salat dan panduan niat puasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-jadwal-imsakiyah-besok-Sabtu-28-Februari-2026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Imsak: 04.30 WITA, Subuh: 04.40 WITA, Dzuhur: 12.01 WITA, Ashar: 15.08 WITA, Maghrib: 18.04 WITA, Isya: 19.12 WITA.
- Penyesuaian waktu berlaku untuk daerah sekitar Gorontalo, seperti Suwawa, Limboto, Marisa, dan Molosipat.
- Niat puasa harian dianjurkan dibaca sejak terbenam matahari hingga sebelum Subuh agar ibadah sahur dan puasa berjalan lancar.
TRIBUNGORONTALO.COM – Bagi umat Islam di wilayah Gorontalo dan sekitarnya, penting untuk menyimak jadwal imsakiyah besok, Rabu 11 Maret 2026.
Hal ini bertujuan memastikan ibadah puasa Ramadan 1447 H berjalan lancar bagi umat Muslim.
Tribunners, mengetahui estimasi waktu imsak serta jadwal salat lima waktu sangat penting agar persiapan sahur lebih tertata dan pelaksanaan salat fardu dapat dilakukan tepat waktu.
Berikut rincian lengkap jadwal imsakiyah, waktu salat, serta panduan waktu berbuka puasa untuk wilayah Gorontalo besok, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Gorontalo Besok Selasa, 10 Maret 2026 Lengkap dengan Niat Puasa
Jadwal Imsakiyah – Rabu, 11 Maret 2026
Imsak (akhir sahur):
04.30 WITA
Subuh:
04.40 WITA
Dzuhur:
12.01 WITA
Ashar:
15.08 WITA
Maghrib (buka puasa):
18.04 WITA
Isya:
19.12 WITA
Jadwal di atas menjadi acuan waktu sahur, pelaksanaan salat lima waktu, serta waktu berbuka puasa bagi masyarakat Muslim di Kota Gorontalo.
Waktu imsak menandai batas akhir makan sahur sebelum memasuki waktu Subuh.
Baca juga: BRI Peduli Salurkan 2.000 Paket Sembako kepada Masyarakat Boalemo Gorontalo
Penyesuaian Waktu:
Suwawa, Kabila, Tapa, Limboto, Batudaa, Atinggola dan sekitarnya: Menyesuaikan dengan jadwal
Bone Pantai dan Suwawa Timur: -1 Menit
Kwandang dan Tibawa: +1 Menit
Anggrek, Boliyohuto, dan Paguyaman: +2 Menit
Sumalata dan Tilamuta: +3 Menit
Paguat: +4 Menit
Marisa: +5 Menit
Lemito: +6 Menit
Molosipat: +7 Menit
Jadwal ini menjadi panduan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, mulai dari waktu menahan diri hingga berbuka.
Baca juga: Daftar 5 Bansos Cair Bulan Maret 2026, Mulai PKH hingga Beras 10 Kg, Cek NIK KTP Anda Sekarang!
Niat Puasa Ramadan
Niat puasa Ramadan setiap hari dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
Waktu Terbaik Melafalkan Niat
Melansir dari KompasTV, waktu untuk berniat puasa wajib dimulai sejak terbenamnya matahari hingga sebelum terbitnya fajar (waktu subuh).
Oleh karena itu, masyarakat biasanya melafalkan niat ini secara bersama-sama setelah salat Tarawih atau saat menyantap sahur.
Dengan memahami variasi bacaan niat ini, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan penuh keyakinan.
Berikut adalah rincian teks bacaan niat yang bisa Anda gunakan:
1. Bacaan Niat Puasa Ramadan Harian
Gunakan bacaan ini setiap malam atau saat sahur sebelum memasuki waktu Subuh:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
2. Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh
Dibaca pada malam pertama bulan Ramadan sebagai langkah berjaga-jaga:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa di sepanjang Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah. "(*)
(TribunGorontalo.com/KompasTv)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.