Selasa, 10 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

3.000 Keluarga Jadi Penerima Bantuan Langsung Pangan Pemprov Gorontalo

Sebanyak 3.000  keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi penerima bantuan langsung pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto 3.000 Keluarga Jadi Penerima Bantuan Langsung Pangan Pemprov Gorontalo
TribunGorontalo.com
BANTUAN PANGAN-- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail salurkan bantuan pangan, Sabtu (15/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 3.000  keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi penerima bantuan langsung pangan 
  • Keluarga penerima manfaat tersebut tersebar di  332 desa kelurahan Provinsi Gorontalo.
  • Pemprov menyiapkan anggaran Rp 252 ribu per paket dengan total dana dalam APBD Provinsi Gorontalo 2026 sebanyak Rp 780 juta.

TRIBUNGORONTALO.COM - Sebanyak 3.000  keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi penerima bantuan langsung pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) pada 2026.

Program bantuan tersebut menyasar masyarakat miskin dan sangat miskin (disabilitas dan lansia) yang tersebar di ratusan desa dan kelurahan di Provinsi Gorontalo.

Keluarga penerima manfaat tersebut tersebar di  332 desa kelurahan Provinsi Gorontalo.

Pemprov menyiapkan anggaran Rp 252 ribu per paket dengan total dana dalam APBD Provinsi Gorontalo 2026 sebanyak Rp 780 juta.

Kepala Dinas Sosial Reflin Buata 9990000
BANTUAN - Kepala Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menjelaskan bahwa program BLP3G merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi Gorontalo

Kepala Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menjelaskan bahwa program BLP3G merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah.

Ia memastikan program tersebut telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo.

“Ini merupakan program yang sudah teranggarkan di APBD Provinsi Gorontalo,” kata Reflin, Senin (9/3/2026).

Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 3.000 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 332 desa dan kelurahan se-Provinsi Gorontalo.

Kabupaten Gorontalo menjadi wilayah dengan jumlah penerima bantuan paling banyak dibandingkan daerah lainnya.

“Terbesar di Kabupaten Gorontalo dengan 1.330 KPM,” rincinya.

Selain Kabupaten Gorontalo, bantuan tersebut juga disalurkan ke daerah lain dengan jumlah yang cukup besar.

Tercatat Kabupaten Boalemo menerima 824 KPM, sementara Kabupaten Pohuwato sebanyak 846 KPM.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kelompok masyarakat rentan, yakni lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

Paket bantuan tersebut berisi empat komoditas utama, yaitu beras 10 kilogram, telur 10 butir, minyak goreng dua liter, dan gula pasir satu kilogram.

Setiap paket bantuan diestimasi senilai Rp 252 ribu per paket.

Reflin juga menjelaskan bahwa sasaran utama program ini adalah masyarakat yang masuk kategori miskin dan sangat miskin berdasarkan klasifikasi desil.

“Sasarannya ini adalah masyarakat yang miskin dan sangat miskin itu di desil satu dan dua, sisanya desil tiga sampai lima sekitar 15 persen,” jelasnya.

Katanya, untuk menjalankan program tersebut, pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran sekitar Rp 780 juta dalam APBD Tahun Anggaran 2026.

Bantuan pangan ini juga hanya diberikan satu kali dalam setahun. Penyaluran bantuan dilakukan bertepatan dengan momentum bulan Ramadan.

“BLP3G teranggarkan untuk TA. 2026 sebanyak 3.000 KPM, Jadi waktu pendistribusian kebetulan di bulan Ramadhan,” pungkasnya.

Bantuan Langsung Pangan Untuk Lansia dan Penyadang Disabilitas

PENYALURAN BLP3G -- Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, menyalurkan Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) kepada lansia dan disabilitas di Kecamatan Tilango dan Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Kamis (5/3/2026).
PENYALURAN BLP3G -- Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, menyalurkan Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) kepada lansia dan disabilitas di Kecamatan Tilango dan Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Kamis (5/3/2026). (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Sebelumnya, Kamis (5/3/2025), Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, memastikan bantuan yang digulirkan tahun ini benar-benar menyasar kelompok yang paling membutuhkan.

Penerima bantuan tahun ini difokuskan pada lansia dan penyandang disabilitas. Menurutnya, terdapat perbedaan kondisi penerima di tiap daerah. 

Dia ini berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. Terlebih bagi lansia dan disabilitas yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan harian.

Program penyaluran bantuan ini sejatinya berlangsung selama dua bulan. Namun, pelaksanaannya dipercepat selama Ramadan agar manfaatnya lebih terasa.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan progra BLP3G juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

“Itu ditujukan kepada warga yang kurang bisa menjangkau pasar,” kata saat sidak ketersediaan bahan pokok pada Selasa (3/3/2026). (***/Jian)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 10 Maret 2026 (20 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:09
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved