Pantauan Kota Gorontalo
Sampah Terpantau Menumpuk dan Sumbat Drainase di Jalan Makassar Kota Gorontalo
Tumpukan sampah terlihat menggunung di sekitar drainase Jalan Makassar, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (24/2/2026)
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SAMPAH-Tumpukan-sampah-rumah-di-drainase.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tumpukan sampah menggunung dan menyumbat drainase di Jalan Makassar, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, setelah dua hari tidak diangkut petugas kebersihan.
- Sampah rumah tangga yang bercampur, termasuk plastik dan popok bayi, menimbulkan bau tidak sedap serta berpotensi menghambat aliran air.
- Warga berharap sampah segera dibersihkan agar tidak memicu penyumbatan lebih parah, terutama saat hujan turun.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Tumpukan sampah terlihat menggunung di sekitar drainase Jalan Makassar, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (24/2/2026) pukul 16.27 Wita.
Sampah rumah tangga tersebut menumpuk tepat di aliran got dan sebagian tersangkut di pintu air kecil berbahan besi. Kondisi ini dikeluhkan warga.
Seorang warga setempat, Iyan Moo, mengatakan biasanya sampah di lokasi tersebut rutin diangkut.
Baca juga: Ditlantas Polda Gorontalo Rutin Bagikan 200 Paket Takjil Lewat Program Kolantas Peduli Ramadan
Ia menjelaskan, tumpukan sampah bukan hanya berasal dari satu sumber. Selain terbawa arus air dari wilayah lain, ada juga warga yang sengaja membuang sampah di lokasi tersebut.
“Ada yang terbawa arus, ada juga yang sengaja buang di situ,” kata Iyan.
Pantauan TribunGorontalo.com di lapangan menunjukkan berbagai jenis sampah rumah tangga bercampur menjadi satu, mulai dari botol plastik, gelas air mineral, wadah styrofoam, kantong plastik, hingga kardus.
Bahkan sisa makanan dan popok bayi turut terlihat di antara tumpukan tersebut.
Selain mengganggu pemandangan, sampah itu juga menimbulkan bau tidak sedap. Warga khawatir kondisi tersebut dapat menyumbat aliran air di drainase.
Keluhan serupa juga disampaikan pengendara yang melintas. Ia menyebut persoalan sampah di drainase bukan hanya terjadi di satu titik.
“Di atas juga ada yang seperti ini, biasanya di Perempatan BRI Andalas,” ujarnya singkat sebelum melanjutkan perjalanan.
Baca juga: Sederet Capaian Satu Tahun Gusnar Ismail - Idah Syahidah Pimpin Provinsi Gorontalo
Sebagai informasi, drainase tersebut memanjang dari arah utara ke selatan, mengalir dari Kecamatan Sipatana hingga melintasi kawasan Kota Tengah.
Jika tidak segera ditangani, tumpukan sampah dikhawatirkan semakin parah dan berpotensi menyebabkan penyumbatan, terutama saat curah hujan meningkat.
Warga berharap sampah segera diangkut agar aliran air kembali lancar dan lingkungan terbebas dari bau tidak sedap. (*)