Sabtu, 7 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Tanpa Kupon dan Tanpa Batas, Pasar Murah Gorontalo Dipadati Warga hingga Dihadiri Wagub Idah

Program Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional yang digelar di Lapangan Padebuolo, Provinsi Gorontalo, ramai dipadati warga,

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Tanpa Kupon dan Tanpa Batas, Pasar Murah Gorontalo Dipadati Warga hingga Dihadiri Wagub Idah
TribunGorontalo.com
PASAR PANGAN MURAH -- Suasana Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Jumat (13/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Gerakan Pangan Murah nasional di Kota Gorontalo dipadati warga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. 
  • Berbagai komoditas dijual di bawah harga pasar, termasuk beras, minyak goreng, gula, dan sayuran. 
  • Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan.


TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Program Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional yang digelar di Lapangan Padebuolo, Provinsi Gorontalo, ramai dipadati warga, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini menjadi alternatif masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang bulan suci Ramadan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Muljady Mario, Satgas Pangan, serta unsur Badan Pangan Nasional.

Pelaksanaan kegiatan juga terhubung secara virtual bersama Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman.

Sejak kegiatan seremonial dimulai, masyarakat langsung memadati lapak-lapak penjualan bahan pangan.

Baca juga: Diduga Terima Rp1 Miliar dari Bandar Narkoba, Kapolres Bima Kota Dinonaktifkan

Berbagai komoditas dijual dengan harga eceran tertinggi (HET), bahkan sebagian berada di bawah harga pasar.

Sebanyak 13 agen distributor ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka menyediakan beragam kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, rempah-rempah, bawang merah, bawang putih, tomat, cabai hingga sayuran segar.

Suasana di lokasi kegiatan terlihat ramai sejak pagi hari. Tidak hanya warga sekitar Kelurahan Padebuolo, masyarakat dari berbagai wilayah lain juga datang untuk berbelanja.

Transaksi dalam kegiatan ini dilakukan tanpa pembatasan jumlah pembelian dan tidak menggunakan sistem kupon, sehingga seluruh masyarakat dapat berbelanja langsung sesuai kebutuhan.

Salah satu warga, Dian Tulie, mengaku merasakan langsung manfaat perbedaan harga yang cukup signifikan dibandingkan harga pasar.

Baca juga: Horoskop Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces Besok Sabtu 14 Februari 2026: Cinta, Karier, Kesehatan

Ia mencontohkan minyak goreng Minyakita yang biasanya dijual sekitar Rp20 ribuan, dalam kegiatan tersebut dapat diperoleh dengan harga Rp15 ribu per liter.

Menurut Dian, selisih harga tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang bulan Ramadan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Salmawati Zulia. Ia memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli gula, minyak goreng, serta tomat sebagai persiapan kebutuhan rumah tangga selama bulan puasa.

Salmawati menilai harga yang ditawarkan lebih murah karena komoditas dijual langsung oleh distributor. Meski demikian, ia memahami pelaksanaan pasar murah biasanya menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran pemerintah daerah.

Daftar Harga Komoditas Pangan

Berdasarkan pantauan di lokasi kegiatan, sejumlah bahan pangan dijual dengan harga relatif lebih rendah dibandingkan harga pasar umum.

Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp58.000 per kemasan 5 kilogram, sementara beras premium dipasarkan dengan harga Rp74.500 per 5 kilogram.

Minyak goreng Minyakita dijual Rp15.000 per liter, sedangkan gula pasir berada pada kisaran Rp16.000 hingga Rp16.500 per kilogram.

Untuk kebutuhan protein hewani, daging ayam dijual sekitar Rp35.000 per ekor.

Komoditas bumbu dapur juga banyak diminati warga. Bawang merah dijual Rp17.000 per setengah kilogram, bawang putih Rp9.000 per seperempat kilogram, serta tomat dijual Rp10.000 per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit merah dijual Rp12.500 per seperempat kilogram, sedangkan aneka sayuran segar dipasarkan sekitar Rp5.000 per kemasan.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat, terutama menjelang momentum keagamaan Ramadan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 07 Maret 2026 (17 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved