DPRD Gorontalo
DPRD Gorontalo Mulai Turun Dapil, Reses Perdana 2026 Digelar Awal Februari
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo bersiap turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing dalam agenda reses pertama tahun
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kantor-DPRD-Provinsi-Gorontalo-Jalan-Sapta-Marga-Kelurahan-Botu.jpg)
Ringkasan Berita:
- DPRD Provinsi Gorontalo akan menggelar reses pertama tahun 2026 pada 2–11 Februari di seluruh daerah pemilihan.
- Sebanyak 44 anggota DPRD turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi dan menyosialisasikan program pemerintah daerah.
- Satu anggota DPRD dari Dapil Boalemo–Pohuwato tidak mengikuti reses karena masih menjalani penahanan.
TRIBUNGORONTALO.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo bersiap turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing dalam agenda reses pertama tahun 2026.
Momentum ini menjadi pintu awal bagi para wakil rakyat untuk kembali menyerap aspirasi masyarakat yang akan diperjuangkan sepanjang tahun berjalan.
Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo, Rifli Katili, menjelaskan masa reses dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 11 Februari 2026.
Dengan durasi tersebut, reses efektif dilaksanakan selama delapan hari kerja dan mencakup seluruh daerah pemilihan di Provinsi Gorontalo.
“Reses dilaksanakan sesuai daerah pemilihan masing-masing anggota DPRD,” ujar Rifli saat ditemui di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Kamis (29/1/2026).
Enam daerah pemilihan yang menjadi sasaran reses meliputi Bone Bolango, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo A, Kabupaten Gorontalo B, Gorontalo Utara, serta Boalemo–Pohuwato yang tergabung dalam satu dapil.
Rifli menegaskan, reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang strategis bagi anggota DPRD untuk menjemput langsung aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pemerintah daerah yang telah dan akan dijalankan.
“Ini menjadi bahan perjuangan DPRD selama satu tahun ke depan. Sekaligus menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat,” katanya.
Beberapa program yang akan disosialisasikan saat reses di antaranya bantuan sektor perikanan seperti motor dan box penjualan ikan, serta program lintas OPD lainnya.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Sekretariat DPRD telah membagi personel dan menunjuk koordinator wilayah di setiap dapil.
Pendalaman teknis dan petunjuk pelaksanaan reses dijadwalkan dilakukan sebelum agenda turun lapangan dimulai.
Pola reses kali ini tidak hanya dilakukan secara perseorangan. Anggota DPRD juga akan menggelar pertemuan kelompok, termasuk dialog bersama pemerintah daerah di masing-masing wilayah.
“Misalnya di Dapil Kota Gorontalo akan bertemu dengan pemerintah daerah. Jadi ada yang bersifat kelompok dan ada juga yang bersifat silaturahmi langsung dengan konstituen,” jelas Rifli.
Baca juga: Usai Viral Tuduhan Es Gabus Spons, Polisi dan TNI Datangi Pedagang dan Minta Maaf
Agenda reses ini secara resmi diumumkan melalui Pengumuman Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo Nomor 165/SET.DPRD/110/I/2026.