CUACA PERAIRAN GORONTALO
Cuaca di Perairan Gorontalo, Gelombang Bisa Capai 2,5 Meter, Belaku 11–13 Januari 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo merilis prakiraan cuaca
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-nelayan-turun-melaut-untuk-mencari-nike.jpg)
Suhu berkisar antara 27–29°C, dengan angin bertiup cukup kencang hingga 24 knot pada siang hari.
Tinggi gelombang umumnya berada di kisaran 0,5–1,25 meter, meski pada beberapa jam siang hari sempat turun ke 0,1–0,5 meter.
Memasuki dini hari Senin (12/1), BMKG memprakirakan hujan ringan mulai turun di wilayah Teluk Tomini.
Kondisi hujan ini berlanjut hingga pagi hari, dengan suhu minimum 27°C dan maksimum 28°C. Kecepatan angin berkisar 5–8 knot, namun hembusan angin dapat mencapai 21 knot.
Pada Selasa, 13 Januari 2026, cuaca di Teluk Tomini Selatan masih didominasi hujan ringan. Suhu maksimum meningkat hingga 29°C, dengan kelembapan udara mencapai 81 persen.
Arah arus laut bergerak ke Tenggara, dengan kecepatan 41–51 cm/detik, sementara tinggi gelombang tetap berada di kisaran 0,5–1,25 meter.
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau nelayan, kapal penyeberangan, dan pengguna transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari saat potensi hujan petir dan gelombang tinggi terjadi.
Masyarakat pesisir juga diminta memperhatikan arah angin, kecepatan arus, dan tinggi gelombang sebelum melakukan aktivitas di laut.
BMKG menegaskan bahwa informasi cuaca maritim ini dapat berubah sesuai dinamika atmosfer, sehingga masyarakat disarankan rutin memantau pembaruan resmi BMKG demi keselamatan pelayaran dan aktivitas kelautan.(*)