Info Cuaca Gorontalo
BMKG Prediksi Curah Hujan Menengah hingga Tinggi di Gorontalo Awal Januari 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Provinsi Gorontalo masih berpotensi diguyur hujan
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Forecaster-BMKG-Stasiun-Klimatologi-Bone-Bolango-Mulyadi-Kaimun.jpg)
Ringkasan Berita:
- Awal Januari 2026, Gorontalo diprediksi diguyur hujan 76–100 mm per dasarian
- BMKG memetakan peluang hujan di atas 100 mm per dasarian, tetap terfokus di Gorontalo Utara
- Meski belum ekstrem, BMKG mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap risiko longsor dan banjir
TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Provinsi Gorontalo masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi pada awal Januari 2026.
Prakiraan tersebut disampaikan Forecaster BMKG Stasiun Klimatologi Bone Bolango, Mulyadi Kaimun, Selasa (6/1/2026).
Mulyadi menjelaskan, BMKG tidak hanya menyusun prakiraan harian, tetapi juga prediksi cuaca berdasarkan periode dasarian atau rentang 10 harian.
“Prediksi yang kami keluarkan adalah prediksi dasarian. Untuk dasarian pertama ini mencakup tanggal 1 sampai 10 Januari 2026,” ujar Mulyadi.
Berdasarkan analisis BMKG, secara umum curah hujan di Gorontalo berada pada kategori menengah, dengan kisaran 76–100 milimeter per dasarian.
Potensi hujan dengan akumulasi di atas 50 milimeter cukup dominan terjadi di wilayah Gorontalo bagian utara, khususnya Atinggola, Gorontalo Utara.
Meski demikian, Mulyadi menegaskan kondisi tersebut belum dapat dikategorikan sebagai cuaca ekstrem.
Selain hujan menengah, BMKG juga memetakan peluang hujan dengan intensitas lebih tinggi, yakni di atas 100 milimeter per dasarian. Potensi terbesar tetap berada di Gorontalo Utara, meski tidak merata di seluruh daerah.
Wilayah lain di Gorontalo diprediksi memiliki peluang hujan lebih rendah, berkisar antara 10–40 persen.
Mulyadi menekankan bahwa peta yang ditampilkan BMKG merupakan peta peluang curah hujan, bukan penetapan cuaca buruk.
Warna biru hingga hijau pada peta menunjukkan peluang hujan yang cukup signifikan, bahkan di atas 100 milimeter.
Baca juga: Breaking News: Ayah di Gorontalo Aniaya Anak 3 Tahun, Diduga Paksa Istri Pulang
BMKG mengingatkan masyarakat agar rutin memantau informasi resmi cuaca melalui kanal BMKG, termasuk website, Instagram, dan Facebook Stasiun Klimatologi Gorontalo.
Selain curah hujan, BMKG turut memantau kondisi angin selama Januari 2026. Aktivitas angin diprediksi lebih dominan di wilayah barat Indonesia dan tidak terlalu berpengaruh besar terhadap Gorontalo. Pola angin ini diperkirakan berlangsung hingga Maret.
Untuk suhu permukaan laut, BMKG mendeteksi adanya anomali hangat di sejumlah perairan Indonesia, dengan kisaran +0,5 hingga +2 derajat.