PEMPROV GORONTALO
Awal Tahun Sepi Agenda, Pemprov Gorontalo Pastikan Pelayanan Publik Tetap Normal
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kepala-Bagian-Administrasi-dan-Pimpinan-Biro-Umum-Setda-Provinsi-Gorontalo.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pelayanan publik tetap normal meski pekan pertama 2026 belum ada agenda resmi
- Agenda strategis menunggu arahan Gubernur Gusnar Ismail, sementara OPD tetap menjalankan tugas rutin tanpa kendala
- Agenda nasional groundbreaking peternakan batal dan akan dijadwalkan ulang
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal meski pada pekan pertama tahun 2026 belum banyak agenda resmi yang dilaksanakan.
Kondisi tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan menyusul diberlakukannya Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di lingkungan Pemprov Gorontalo.
Kepala Bagian Administrasi dan Pimpinan Biro Umum Setda Provinsi Gorontalo, Marthen Soleman, menjelaskan bahwa pada minggu ini memang belum ada agenda kegiatan yang terjadwal.
“Minggu ini memang masih nihil (kosong) agenda kegiatan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Gorontalo, Selasa (6/1/2026).
Sejumlah agenda strategis masih menunggu arahan langsung dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Kendati demikian, aktivitas pemerintahan tetap berjalan tanpa kendala.
“Pelayanan tetap berjalan normal, karena sudah aktif hari kerja,” jelas Marthen.
Ia memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap menjalankan tugas dan fungsi masing-masing sebagaimana mestinya.
Lebih lanjut, saat ditanya mengenai kemungkinan adanya agenda khusus Gubernur atau Pemprov Gorontalo dalam waktu dekat, Marthen menyampaikan bahwa untuk pekan ini belum ada kegiatan yang terjadwal.
Baca juga: Hari ke-4 Pencarian Korban Hanyut di Sungai Paguyaman, Basarnas Gorontalo Ungkap Kondisi Lokasi
“Kalau di awal tahun memang belum terlalu banyak kegiatan yang dilaksanakan, rata-rata lebih ke penataan,” tambahnya.
Menurut Marthen, kondisi serupa juga terjadi pada Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, serta Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim.
Saat ini, fokus utama pimpinan daerah masih pada agenda rutin pemerintahan.
Ia juga mengungkapkan bahwa sempat ada agenda nasional berupa groundbreaking program peternakan di Kabupaten Gorontalo Utara yang direncanakan melalui zoom meeting.
Namun, agenda tersebut batal dan akan menunggu penjadwalan ulang karena merupakan agenda nasional.
“Agendanya batal, dan masih akan menunggu penjadwalan berikut karena itu agenda presiden atau nasional,” kata Marthen.