Kaleidoskop 2025
58 Kebakaran Terjadi di Kota Gorontalo Sepanjang 2025, Gara-gara Instalasi Listrik Paling Dominan
Kota Gorontalo sepanjang tahun 2025 berada dalam bayang-bayang ancaman kebakaran.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kebakaran-menghanguskan-rumah-warga-di-Desa-Tilote-Kabupaten-Gorontalo.jpg)
Kasi Pemadam dan Penyelamatan Kebakaran Kota Gorontalo, Muh. Luthfie, membenarkan data tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (16/12/2025).
“Untuk data Oktober hingga Desember masih kami rekap, Pak,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Bukan Sekadar Korsleting, Instalasi Listrik Jadi Sorotan
Sebelumnya, dalam sebuah podcast di Kantor Tribun Gorontalo, Luthfie mengungkapkan bahwa penyebab kebakaran di Kota Gorontalo dalam dua tahun terakhir lebih banyak dipicu kelelahan instalasi listrik, bukan korsleting murni seperti yang kerap diasumsikan masyarakat.
“Sering orang bilang korslet, padahal yang terjadi adalah kelelahan instalasi listrik,” kata Luthfie.
Ia menjelaskan, instalasi listrik yang telah berusia lebih dari 15 tahun seharusnya dilakukan pemeriksaan ulang.
Penggunaan kabel tidak standar, stopkontak longgar, serta pemakaian alat listrik berdaya besar tanpa pengaman menjadi pemicu utama kebakaran di kawasan permukiman.
“Kalau instalasi bekerja sempurna dan MCB-nya berfungsi, tidak akan terjadi kebakaran akibat arus pendek,” jelasnya.
Armada Tua dan Fasilitas Terbatas
Hingga saat ini, Damkar Kota Gorontalo memiliki tiga unit mobil pompa aktif dengan kapasitas 6 ton, 4 ton, dan 3 ton.
Sementara satu unit mobil suplai sudah tidak beroperasi karena rusak dan sulit diperbaiki akibat usia kendaraan.
“Yang paling muda pengadaan 2014. Dua unit lainnya dari 2005, jadi rata-rata sudah berumur di atas sepuluh tahun,” tutur Luthfie.
Kendala teknis di lapangan pun kerap terjadi. Namun, para pengemudi Damkar disebut memiliki kemampuan perbaikan dasar untuk memastikan kendaraan tetap bisa beroperasi.
“Driver damkar beda dengan sopir biasa. Kadang mobil mogok di lokasi kebakaran, langsung diperbaiki di tempat,” ujarnya.
Tak hanya armada, fasilitas pendukung juga masih terbatas. Hingga kini, Damkar Kota Gorontalo belum memiliki tempat parkir permanen untuk armada pemadam.