PEMPROV GORONTALO
Hamzah Idrus Sebut Gorontalo Islamic Center Bakal Picu Pertumbuhan Ekonomi
Pembangunan Gorontalo Islamic Center (GIC) di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, kembali mendapat dukungan.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Gorontalo-Hamzah-Idrus-saat-diwawancarai-TribunGorontalocom.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pembangunan GIC dinilai akan membawa dampak positif langsung bagi masyarakat sekitar
- GIC terletak di jalur Gorontalo Outer Ring Road (GORR), menjadikannya sangat strategis
- GIC berpotensi besar menjadi ikon baru bagi daerah yang dikenal sebagai Serambi Madinah
TRIBUNGORONTALO.COM – Pembangunan Gorontalo Islamic Center (GIC) di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, kembali mendapat dukungan.
Kali ini dukungan datang dari Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, yang menilai proyek tersebut akan membawa dampak besar bagi masyarakat.
Sebagai legislator dari dapil Bone Bolango, Hamzah menyampaikan pandangannya usai menghadiri groundbreaking GIC.
Menurutnya, kehadiran pusat kegiatan keagamaan dan sosial berskala besar itu merupakan peluang besar bagi masyarakat sekitar.
Pembangunan GIC bukan hanya menghadirkan bangunan megah, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup warga.
“Atas pembangunan ini, dampak yang paling terasa minimal pendidikan agama akan lebih dekat, serta akan tumbuh perekonomian baru seperti UMKM di sini,” ujarnya.
Politisi PKS ini juga menyoroti penentuan lokasi GIC yang berada tepat di jalur Gorontalo Outer Ring Road (GORR).
Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya strategis, tetapi juga menjadi simpul pergerakan tiga wilayah.
“Lokasinya sangat strategis, berada di simpang tiga daerah: Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango,” jelasnya.
Hamzah menambahkan, posisi itu membuat GIC mudah diakses dan berpotensi besar menjadi poros baru perkembangan wilayah.
“Saya kira ini titik yang pas, karena berada di jalur pintu keluar masuk Gorontalo,” katanya.
Meski berdiri di wilayah Kabupaten Bone Bolango, Hamzah menegaskan bahwa GIC bukanlah milik satu daerah saja, melainkan milik seluruh masyarakat Gorontalo.
Baca juga: Nama-nama 9 Mahasiswa Gorontalo Diskors Buntut Kasus Kematian Jeksen Mapala
“Meskipun titik lokasi ada di Bone Bolango, GIC adalah milik seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo,” tegasnya.
Ia juga menepis anggapan bahwa kehadiran GIC akan menggeser ikon-ikon Islam yang sudah lebih dulu ada di daerah lain.