Sabtu, 7 Maret 2026

PDI Perjuangan

Puti Guntur Soekarno Haru Kenang Jejak Sejarah Bung Karno di Gorontalo 

Cucu Bung Karno, Puti Guntur Soekarno, tak mampu menyembunyikan emosinya ketika menutup Konferensi

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Puti Guntur Soekarno Haru Kenang Jejak Sejarah Bung Karno di Gorontalo 
Tribunnews.com/Herjianto Tangahu
CUCU SOEKARNO -- Puti Guntur Soekarno, Cucu Presiden Soekarno saat menghadiri konferda PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, Selasa (2/12/2025). Puti saat menyebut sejarah kedatangan Bung Karno ke Gorontalo. 
Ringkasan Berita:
  • Puti Guntur Soekarno, tak mampu menyembunyikan emosinya ketika menutup Konferensi Daerah PDI Perjuangan
  • Bung Karno, Sang Proklamator, yang menurut catatan sejarah dua kali pernah menginjakkan kaki di Gorontalo.
  • Puti menegaskan bahwa tempat tersebut kini menjadi bagian dari identitas kebudayaan dan kebangsaan Gorontalo.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -  Cucu Bung Karno, Puti Guntur Soekarno, tak mampu menyembunyikan emosinya ketika menutup Konferensi Daerah PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, Rabu (2/12/2025) malam. 

Di hadapan peserta Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se Provinsi Gorontalo, matanya terlihat sayup saat mengenang mendiang kakeknya, Bung Karno, Sang Proklamator, yang menurut catatan sejarah dua kali pernah menginjakkan kaki di Gorontalo.

Momen haru itu muncul ketika Puti kembali mengajak para peserta untuk meneguhkan niat untuk membangun partai sejalan dengan semangat karno. 

Ia mengingat lokasi bersejarah Pendaratan Soekarno di Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi sebuah titik penting dalam perjalanan sejarah Indonesia khsususnya di Gorontalo

Puti menegaskan bahwa tempat tersebut kini menjadi bagian dari identitas kebudayaan dan kebangsaan Gorontalo.

"(Pendaratan Soekarno) itu bagian dari sejarah yang menurut saya juga, terutama generasi muda juga harus menghargai, mengetahui bahwa Gorontalo ini pernah menjadi tempat dimana Presiden Soekarno datang di Danau Limboto," ujarnya saat diwawancarai. 

Menurutnya, kedatangan Bung Karno kala itu adalah bentuk komitmen untuk memastikan bahwa Gorontalo tetap setia kepada NKRI. 

Puti menyampaikan bahwa dalam perjalanan sejarah tersebut, Bung Karno juga memiliki sahabat penting dari Gorontalo.

"Beberapa sahabat Bung Karno di Gorontalo seperti Prof. HB Jasin dan Nani Wartabone," ungkapnya. 

Puti menegaskan kembali pesan sejarah Bung Karno

"Saya selalu mengatakan, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, karena bagaimanapun juga Gorontalo punya nilai sejarah," jelasnya. 

Pada kesempatan itu, ia semakin menyinggung fakta bahwa Gorontalo telah memproklamasikan kemerdekaannya lebih dulu, pada 23 Januari 1942, melalui peristiwa heroik yang dipimpin Nani Wartabone.

"Jadi bentuk pernyataan bagaimana beliau ini (Nani Wartabone) ingin memiliki negara yang berdaulat, kemudian bagaimana hubungan beliau dengan Bung Karno," pungkasnya. 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 07 Maret 2026 (17 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved