PEMPROV GORONTALO
Gubernur Pastikan Bakal Selesaikan Kendala Gorontalo Half Marathon 2025
Setelah mengikuti rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memastikan bahwa
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PT-Bank-Negara-Indonesia-Persero-Tbk-atau-BNI-jjjjj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Setelah mengikuti rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memastikan bahwa seluruh persiapan ajang Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025 sudah matang.
Ia Gusnar menyampaikan bahwa rangkaian persiapan teknis maupun koordinasi lintas instansi sejauh ini tetap berjalan.
Dalam wawancaranya, Gusnar memberikan pernyataan mengenai kesiapan pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut.
"Jadi semuanya sudah siap," ujar Gusnar, Selasa (27/11/2025).
Meski demikian, Gusnar mengungkapkan masih ada satu dokumen yang belum rampung, yaitu rekomendasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Gorontalo.
Baca juga: 23 Tahun Jadi Guru, Kepala SDN 89 Gorontalo Zenab Moka Soroti Perubahan Perilaku Siswa
Ia menyebut bahwa rekomendasi tersebut menjadi bagian dari kelengkapan pelaksanaan acara.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan kepolisian, rekomendasi itu akan segera diurus oleh panitia pelaksana bersama pihak kepolisian.
"Dan itu (rekomendasi) akan diurus nanti oleh panitia bersama pihak Polres dan Polda, agar supaya itu bisa keluar," jelas Gusnar.
Forkopimda telah menetapkan batas waktu keluarnya rekomendasi tersebut hingga 30 November 2025.
"Tadi Forkopimda bersepakat sampai dengan tanggal 30 November," tegasnya.
Gusnar menambahkan, apabila dalam batas waktu yang ditentukan rekomendasi belum berhasil diterbitkan, maka Polda Gorontalo akan mengambil alih proses tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia juga memastikan bahwa tidak ada perubahan rute kegiatan.
Lokasi GHM 2025 tetap dipusatkan di Kota Gorontalo sebagaimana telah direncanakan sebelumnya.
"Tidak ada (perubahan lokasi), ya tetap di Kota. Karena Kota Gorontalo itu Ibukota provinsi," pungkasnya. (*)