Bansos 2025
Pemerintah Siapkan Rp 30 Triliun untuk BLT Kesra 2025, Airlangga Sebut Jangkau 140 Juta Orang
Pemerintah resmi mengumumkan program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 2025 dengan total anggaran mencapai Rp 30 triliun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/blt-airlangga-140-juta.jpg)
Kriteria Penerima
Kriteria penerima BLT Kesra ditetapkan secara spesifik agar tepat sasaran. Penerima harus:
Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK dan KTP aktif
Tidak berstatus ASN, TNI, atau Polri
Tidak menerima bantuan ganda seperti PKH atau BPNT
Masuk kategori desil 1–4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang mencakup masyarakat sangat miskin hingga rentan
Anggaran dan Tujuan
Menurut Sekretaris Kabinet, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 30 triliun untuk BLT Kesra tambahan.
Dana ini berasal dari hasil efisiensi anggaran yang dilakukan sejak awal tahun.
“Totalnya tadi untuk 35,4 juta keluarga penerima manfaat itu 30 triliun rupiah. Itu dapatnya dari efisiensi anggaran yang sudah dilaksanakan pemerintah awal tahun lalu,” kata Teddy.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo memperkuat kebijakan perlindungan sosial.
“Pagu anggaran tahun 2025 ini ada Rp 71 triliun untuk 20 juta KPM. Tapi di era Bapak Presiden Prabowo itu dinaikkan menjadi Rp 110 triliun lebih dan ini mungkin terbesar dalam sepanjang sejarah,” ujarnya.
Imbauan Pemerintah
Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus penipuan terkait BLT Kesra.
Pengecekan status penerima dapat dilakukan secara resmi melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store dan App Store.
(*)