Senin, 9 Maret 2026

Hujan Deras di Gorontalo

Cerita Warga saat Hujan Deras Landa Gorontalo Selasa pagi

Hujan deras melanda Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Selasa (4/11/2025) pagi. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Cerita Warga saat Hujan Deras Landa Gorontalo Selasa pagi
TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO/TANGAHU
CUACA EKSTREM -- Genangan air menutupi badan Jalan HB. Jassin, Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo Selasa (4/11/2025). 

“Sekarang sudah ada jas hujan, payung, dan kendaraan yang nyaman. Jadi tinggal disiasati saja,” katanya.

Meski begitu, ia berharap ada kebijakan toleransi dari pihak kantor saat kondisi cuaca ekstrem.

“Kalau hujan lebat disertai angin, jalanan licin. Jadi bagus kalau ada toleransi waktu atau sistem kerja fleksibel agar pegawai tidak terlalu terbebani,” harapnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo sudah mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang yang diperkirakan terjadi pada 4–-7 November 2025.

Fenomena ini dipicu oleh adanya Gelombang Ekuatorial Rossby, yang melintas di perairan utara Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Gelombang ini dapat memicu pembentukan awan konvektif dan meningkatkan curah hujan di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.

Dimas Yudistira, Forecaster BMKG Klimatologi Gorontalo, saat dihubungi Tribun Gorontalo, Minggu (2/11/2025), mengatakan fenomena ini perlu diwaspadai masyarakat.

Dari prakiraan cuaca dimulai tanggal empat hingga tujuh akan diguyur hujan dengan adanya gelombang Rossby ini akan melewati perairan utara Sulawesi Utara yang di dalamnya Gorontalo. 

“Perlu waspada tanggal 4--7 diprediksi akan diguyur hujan. Ada gelombang Rossby yang akan lewat di perairan utara Sulawesi Utara dan Gorontalo, memicu awan konvektif dan meningkatkan curah hujan sedang hingga lebat,” ujarnya.

Dimas menambahkan, masyarakat sudah dihimbau untuk mulai waspada sejak tanggal 3 November. 

“Mulai dari tanggal 3 dihimbau untuk waspada kepada masyarakat,” katanya.

BMKG menjelaskan, Gelombang Ekuatorial Rossby merupakan gelombang atmosfer berskala besar yang terbentuk akibat rotasi bumi dan perbedaan gaya Coriolis di sekitar ekuator. 

Diketahui gelombang ini bergerak ke arah barat dan sering memicu pembentukan awan konvektif, yaitu awan tebal yang terbentuk akibat naiknya udara lembab dari permukaan laut ke lapisan atmosfer.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan peluang terjadinya hujan deras di wilayah tropis, termasuk di Gorontalo. Dalam bahasa sederhana, gelombang ini seperti “ombak besar di langit” yang membawa udara lembab dan membuat awan cepat terbentuk.

"Di Indonesia, fenomena Rossby kerap muncul bersamaan dengan aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) atau Gelombang Kelvin, " jelasnya. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 09 Maret 2026 (19 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:10
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved