Dubes Australia di Gorontalo
Dubes Australia Rod Brazier Terkesan Keramahan Masyarakat Gorontalo
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, mengungkapkan kekagumannya terhadap keramahan masyarakat Gorontalo dan kekayaan budaya lokal
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-menerima-kunjungan-Duta-Besar-Australia-untuk-Indonesia.jpg)
“Kemitraan ini berkaitan dengan penguatan Satu Data Gorontalo yang terintegrasi melalui program SKALA,” kata Gusnar.
Usai pertemuan di Command Center, Rod Brazier dijadwalkan menghadiri pertemuan dengan para alumni Australia yang berdomisili di Gorontalo. Gubernur menyebut pertemuan tersebut sebagai momen silaturahmi dan penguatan jejaring kerja sama.
“Siang ini beliau akan bertemu dengan teman-teman alumni yang pernah bersekolah di Australia,” ujar Gusnar.
Agenda kunjungan Dubes Australia kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pertanian di Iloponu, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari eksplorasi potensi kerja sama di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Meski tidak mengetahui secara pasti alasan Australia memilih Gorontalo sebagai mitra, Gubernur Gusnar menilai hal tersebut sebagai bentuk kepercayaan terhadap keterbukaan informasi dan kemajuan sistem data di daerahnya.
“Saya tidak bisa mengklaim alasan mereka memilih Gorontalo, tapi yang jelas saat ini sistem informasi kita semakin terbuka,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kemajuan teknologi informasi dan budaya kolaboratif di Gorontalo menjadi daya tarik tersendiri bagi kerja sama internasional.
“Di Gorontalo banyak hal positif yang bisa menjadi alasan dunia untuk menjalin kerja sama,” pungkasnya.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)