PEMPROV GORONTALO
Belanja Pemerintah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo
Pemerintah Provinsi Gorontalo mencatat capaian positif dalam realisasi penyerapan anggaran hingga bulan September 2025
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pemerintah Provinsi Gorontalo mencatat capaian positif dalam realisasi penyerapan anggaran hingga bulan September 2025.
Hasil evaluasi menunjukkan, kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi fisik maupun keuangan.
Rapat evaluasi penyerapan anggaran tersebut digelar di Aula Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Plt Asisten II Setda Provinsi Gorontalo Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Jamal Nganro, mengungkapkan, realisasi penyerapan anggaran pada September tahun ini menunjukkan tren yang menggembirakan.
Baca juga: Daftar 4 Bansos yang Cair Oktober 2025: PKH, BPNT, hingga Bantuan Tambahan Rp400 Ribu
“Alhamdulillah realisasi bulan September capaiannya melampaui tahun lalu dengan bulan yang sama,” ujarnya.
Secara rinci, capaian fisik pada bulan September tahun lalu berada di angka 71,30 persen, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 71,79 persen.
Untuk capaian keuangan, dari 67,41 persen pada tahun sebelumnya kini naik menjadi 67,99 persen.
Menurut Jamal, peningkatan ini patut disyukuri mengingat kondisi keuangan daerah sempat mengalami tekanan di awal tahun.
“Padahal di sisi lain tahun ini, ada kondisi yang cukup berat dimana dari Januari sampai April itu ada pembatasan belanja,” jelasnya.
Namun berkat arahan Gusnar dan kerja sama lintas OPD, realisasi anggaran berhasil melampaui capaian tahun lalu.
Jamal menjelaskan, hampir seluruh OPD menunjukkan kinerja penyerapan yang baik.
Salah satu faktor pendorongnya adalah percepatan proses pengadaan barang dan jasa pasca pelantikan Gusnar dan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah.
Baca juga: Daftar 4 Bansos yang Cair Oktober 2025: PKH, BPNT, hingga Bantuan Tambahan Rp400 Ribu
Lebih lanjut, Jamal menegaskan bahwa belanja pemerintah masih menjadi motor utama penggerak ekonomi di Gorontalo.
“Khususnya di Provinsi Gorontalo, pertumbuhan ekonomi masih sangat bergantung dari belanja pemerintah,” ujarnya.
Karena itu, dorongan untuk mempercepat belanja daerah terus dilakukan agar perputaran ekonomi tetap terjaga.
Jamal optimis, dengan tren positif ini, ekonomi Gorontalo dapat tumbuh lebih cepat dari rata-rata nasional.
“Mudah-mudahan kita bisa melampaui nasional (pertumbuhan ekonomi), di atas lima persen,” pungkasnya. (*/Jian)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMROV-GORONTALO-Plt-Asisten-II-Setda-Provinsi-Gorontalo-Bidang-Ekonomi.jpg)