PEMPROV GORONTALO
Gubernur Gusnar Ingin Jadikan Karawo 'Mesin Uang' Gorontalo, Wamenparekraf Beri Dukungan
Gorontalo Karnaval Karawo 2025 sukses digelar di sepanjang Jalan Jhon Ario Katili, Kota Gorontalo, pada Sabtu (27/9/2025).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-di-Festival-Karawo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Gorontalo Karnaval Karawo 2025 sukses digelar di sepanjang Jalan Jhon Ario Katili, Kota Gorontalo, pada Sabtu (27/9/2025).
Meski sempat diguyur hujan deras, acara berlangsung meriah. Ribuan masyarakat tetap memadati ruas jalan utama untuk menyaksikan parade busana dan kostum berbahan Karawo, kain sulaman khas Gorontalo.
Dalam sambutannya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat dan tamu undangan.
Ia secara tegas menyatakan bahwa Karawo harus bertransformasi dari sekadar warisan budaya menjadi komoditas ekonomi unggulan Gorontalo.
Gubernur Gusnar melihat potensi karawo sebagai 'mesin uang' bagi Provinsi Gorontalo.
"Pak Menteri bisa melihat langsung antusiasme masyarakat. Inilah momentum kita untuk menjadikan Karawo bukan hanya warisan budaya, tetapi juga komoditas yang mampu mendorong ekonomi daerah," tegas Gusnar.
Gusnar menambahkan, pelaksanaan karnaval ke depan diharapkan semakin melibatkan pihak swasta.
"Selama ini kegiatan lebih banyak dimotori pemerintah. Ke depan, kami ingin agar para pengusaha juga ikut menjadi motor penggerak. Dengan sinergi pemerintah, pengusaha, dan perbankan, kita bisa menopang perekonomian kreatif serta pariwisata di Gorontalo," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Ni Luh Enik Ermawati turut memberikan apresiasi tinggi.
Menurut Ni Luh, Karnaval Karawo terbukti mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif.
"Satu apresiasi yang luar biasa kepada masyarakat Gorontalo atas terselenggaranya event ini. Karnaval Karawo telah menjadi kebanggaan daerah dan kini masuk dalam jajaran event strategis nasional," ujar Ni Luh.
Ia menegaskan bahwa Kharisma Event Nusantara (KEN) adalah program prioritas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.
"KEN itu adalah wadah untuk menggerakkan ekonomi di daerah sekaligus menggerakkan pariwisata. Pada akhirnya setiap event bermuara pada pergerakan wisatawan dan perputaran ekonomi. Kami berharap Karawo juga bisa mencetak capaian besar ke depan," pungkasnya.
Baca juga: Hujan Deras tak Surutkan Niat Warga Saksikan Gorontalo Karnaval Karawo
Tentang Karnaval Karawo
Karnaval Karawo merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Gorontalo yang menampilkan parade busana, kostum, dan kreasi seni berbahan dasar Karawo, kain khas Gorontalo yang dibuat dengan teknik sulam tangan tradisional.
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2012, event ini telah berkembang menjadi ikon budaya yang mempromosikan kekayaan seni dan budaya sekaligus menjadi sarana penggerak ekonomi kreatif daerah.
Kegiatan ini memberikan ruang bagi desainer, pengrajin, dan pelaku usaha kecil menengah untuk memperkuat branding Karawo di kancah nasional maupun internasional.
(Tribungorontalo.com/Jefry Potabuga)