PEMPROV GORONTALO
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Respon Cepat, Petani Boalemo Siap Tanam Jagung
Pertemuan singkat masyarakat Desa Pangea, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, dengan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail,
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pertemuan singkat masyarakat Desa Pangea, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, dengan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, ternyata membuahkan hasil nyata, Jumat (26/9/2025).
Dalam audiensi yang berlangsung tak lebih dari 10 menit itu, kelompok tani Karya Sejahtera menyampaikan keluhan mereka tentang kekurangan benih jagung.
Mereka meminta bantuan untuk memenuhi kebutuhan lahan seluas 20 hektare, atau sekitar 300 kilogram benih berkualitas.
Baca juga: Nama-nama 38 Peserta Seleksi Pejabat Tinggi Pratama di Kabupaten Gorontalo
Usai audiensi dengan Gusnar, para petani ini juga disambut bertutur sapa dengan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady Mario, mengungkapkan bahwa Gubernur langsung merespon permohonan tersebut.
“Pak Gubernur sudah memerintahkan kami untuk menyelesaikan bantuan itu,” kata Muljady.
Ia menjelaskan, bantuan benih itu akan segera disalurkan kepada kelompok tani pada Senin, 29 September 2025.
Nantinya, penyaluran dilakukan secara resmi melalui berita acara serah terima agar ada kepastian distribusi.
“Ada juga yang ditandatangani bahwa mereka menerima,” tambah Muljady.
Lebih jauh, ia menuturkan bahwa sebenarnya pengajuan bantuan benih bersifat berjenjang dari kabupaten ke provinsi.
Namun, dalam kasus tertentu, Gubernur bisa mengambil kebijakan langsung demi mendukung program Agro Maritim.
“Selama kita masih mampu menyediakan untuk alokasinya, ya kita bantu, kalau tidak (bisa bantu) kita geser tahun depan,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan kelompok tani, Ibu Cuncun, mengaku bersyukur dengan respon cepat pemerintah provinsi.
“Alhamdulillah direspon baik, diterima baik dan langsung dibantu,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, meski kelompok tani Karya Sejahtera yang beranggotakan 20 orang petani sudah pernah mendapat bantuan dari pemerintah kabupaten, namun masih ada kekurangan karena biaya dan waktu tanam yang sudah mendesak.
“Dapat (dari Kabupaten), hanya saja ini sudah mulai penanaman kan, sekarang kita lagi kekurangan biaya, jadi minta bantuan pak Gubernur,” katanya.
Perjalanan mereka dari Boalemo ke Gorontalo berlangsung tiga jam, namun pertemuan dengan Gusnar hanya beberapa saat.
Meski berlangsung singkat, mereka mengaku lega dengan perhatian yang diberikan. (*/Jian)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERTANIAN-Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-dan-Wagub-Idah-Syahidah-Rusli.jpg)