Khotbah Jumat Gorontalo
Pesan Khotbah Jumat Gorontalo, Dosen UMGO: Pemimpin Harus Adil dan Penuh Kasih Sayang
Fahri Kamuli, Dosen Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Sabillurasyid, Kota Gorontalo, Jumat (26/9/2025),
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fahri-Kamuli-Dosen-Universitas-Muhammadiyah-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Fahri Kamuli, Dosen Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Sabillurasyid, Kota Gorontalo, Jumat (26/9/2025).
Tema khotbah Jumat kali ini “Pemimpin Bijak, Masyarakat Sejahtera – Perspektif Islam dan Psikologi”.
Dalam khutbahnya, Fahri menekankan pentingnya keberadaan pemimpin yang bijak, adil, dan penuh kasih sayang.
Menurutnya, tanpa kepemimpinan, masyarakat akan hidup dalam kekacauan, ketidakpastian, dan kehilangan arah.
“Pemimpin yang bijak bukan sekadar pintar mengambil keputusan, tetapi juga mampu menenangkan rakyat, memberi rasa aman, dan menjadi teladan moral serta spiritual,” ujar Fahri.
Ia mengutip sabda Rasulullah SAW: “Imam (pemimpin) adalah penggembala, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas gembalaannya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini, kata Fahri, menjadi pengingat bahwa pemimpin tidak hanya bertanggung jawab pada kebijakan politik, tetapi juga pada kesejahteraan lahir dan batin rakyatnya.
Fahri juga menyinggung soal keadilan sebagai dasar kesehatan mental masyarakat. Pemimpin yang adil akan membuat rakyat merasa aman, tidak takut, dan bersemangat dalam menjalani hidup.
Sebaliknya, ketidakadilan hanya melahirkan keresahan, kecemasan, bahkan konflik sosial.
Dalam perspektif psikologi, pemimpin yang lembut dan empatik dinilai mampu memperkuat solidaritas, mengurangi stres sosial, serta meningkatkan rasa memiliki (sense of belonging) dan tujuan hidup (sense of purpose) dalam masyarakat.
“Rasulullah SAW adalah teladan kepemimpinan bijak. Allah berfirman: Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauh dari sekitarmu. (QS. Ali Imran: 159),” ungkapnya.
Di penghujung khutbah, Fahri mengajak jamaah untuk mendoakan agar negeri ini dianugerahi pemimpin-pemimpin yang bijak, adil, dan penuh kasih sayang, sehingga mampu membawa ketenteraman serta kesejahteraan bagi rakyatnya.
(*)