Berita Gorontalo Populer
3 Berita Populer Gorontalo 15 September: Kondisi Pengangkut Sampah hingga WNA Jatuh di Air Terjun
Ada berita petugas angkut sampat yang terpental setelah mengenai kabel listrik, ada WNa asala belanda yang jatuh di Air Terjun Lombongo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DLH.jpg)
Kondisi korban yang patah tulang, ditambah medan yang sulit, licin, dan hujan deras, membuat evakuasi berlangsung alot dan memakan waktu hampir delapan jam.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Sabhara Polda Gorontalo, dan masyarakat setempat berjuang mengevakuasi Johannes.
Jarak dari posko ke air terjun sejatinya hanya lima kilometer. Hanya saja, jalur yang menantang dengan kontur perbukitan, bebatuan licin, dan enam kali penyeberangan sungai menjadi kendala utama.
Johannes akhirnya berhasil dievakuasi dari lokasi pada pukul 21.55 Wita dan langsung dilarikan ke RSUD Aloei Saboe untuk mendapatkan perawatan intensif.
Menyikapi insiden ini, Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto, mengeluarkan peringatan penting bagi para wisatawan dan pemandu.
Ia menekankan perlunya kewaspadaan ekstra saat berwisata di kawasan alam, terutama saat kondisi cuaca buruk.
Heriyanto mengingatkan bahwa insiden serupa pernah terjadi tahun lalu, sehingga kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan bahayanya medan di Air Terjun Lombongo.
Ia berharap para pengunjung dapat lebih berhati-hati agar kecelakaan serupa tidak terulang kembali.
Menurut keterangan dari seorang pemandu rombongan, Arung, Johannes adalah bagian dari 20 WNA asal Belanda yang tiba di Bandara Internasional Manado.
Rombongan itu berniat melakukan tur wisata ke beberapa tempat di Pulau Sulawesi, termasuk Manado, Kotamobagu, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.
Kepala Pos Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) Desa Lombongo, Ferdy Podungge, menjelaskan bahwa rombongan wisatawan memulai perjalanan dari pemandian air panas sekitar pukul 09.00 Wita. Mereka tiba di lokasi air terjun sekitar pukul 12.00 Wita.
Saat berada di lokasi, korban dan rombongan sempat berfoto. Namun, nahas menimpa Johannes saat ia berjalan di atas sebuah batu besar setinggi kurang lebih 1 meter, terpeleset, dan jatuh ke air.
Akibatnya, Johannes mengalami patah tulang di paha kiri dan luka memar di siku tangan kanan.
Proses evakuasi korban berlangsung alot dan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.
Johannes dievakuasi menggunakan tandu oleh personel gabungan, termasuk Basarnas Provinsi Gorontalo, Sar Dit Sabhara Polda Gorontalo, dan masyarakat setempat.
Berita Gorontalo Populer
WNA Asal Belanda
WNA jatuh di air terjun
petugas angkut sampah
Pembangunan Islamic Center
| 3 Berita Populer Gorontalo Senin 22 Sept 2025 : PDIP Pecat Wahyu hingga Sosok PAW di DPRD Provinsi |
|
|---|
| 3 Berita Lokal Gorontalo Populer: Kecelakaan Lalu Lintas hingga Gerhana Bulan |
|
|---|
| 3 Berita Populer Gorontalo : Beredar Uang Palsu hingga 311 Honorer Tak Tercover Ada yang Terhapus |
|
|---|
| 3 Berita Gorontalo Terpopuler Kamis 04 September 2025 : Suami Bunuh Istri hingga Isu Mutasi Jabatan |
|
|---|
| 3 Berita Lokal Gorontalo Populer Hari ini: Begal Payudara hingga Viral MBG Ikan Teri |
|
|---|