PEMPROV GORONTALO
Jadikan GORR Wajah Agro Maritim, Gubernur Gusnar dan Kapolda Gorontalo Tanam Jagung Bersama
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Polda Gorontalo mencanangkan program penanaman jagung di sepanjang kawasan Gorontalo Outer Ring Road
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-bersama-Kapolda-Irjen-Pol-Widodo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Polda Gorontalo mencanangkan program penanaman jagung di sepanjang kawasan Gorontalo Outer Ring Road (GORR).
Program ini bertujuan menjadikan GORR sebagai etalase pertanian yang akan memberikan kesan pertama bagi setiap pengunjung yang datang ke Gorontalo.
Pencanangan ini ditandai dengan penanaman jagung di Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, sebagai lokasi pertama.
Untuk mendukung program ini, dialokasikan 1.839 kg benih jagung senilai Rp115 juta, yang disebar ke lima kecamatan, 18 desa, dan 60 kelompok tani. Selain itu, 712 kg benih padi juga dialokasikan untuk 28,5 hektar lahan di kawasan yang sama.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menjelaskan bahwa pemilihan GORR bukan tanpa alasan.
Kawasan ini merupakan pintu masuk utama menuju pusat provinsi, terhubung langsung dengan bandara dan titik-titik penting lainnya.
"Sehingga yang perlu kita nampakkan adalah kesan pertama. Jadi kesan pertama Gorontalo ini ada di GORR nanti," kata Gusnar dalam sambutannya, Kamis (11/9/2025).
Ia menambahkan, kesan awal ini penting untuk memperkuat citra Gorontalo sebagai provinsi jagung yang kaya akan sumber daya pertanian dan sejalan dengan program agro maritim.
Namun demikian, Gusnar juga menyoroti masalah sampah yang masih terlihat di sepanjang ringroad. Ia mengimbau pihak desa dan kecamatan untuk melarang warga membuang sampah di kawasan tersebut, terutama karena akan menjadi wajah baru Gorontalo.
Komitmen Polda Jaga Ketahanan Pangan
Sinergi program ini juga disambut baik oleh Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo. Menurutnya, GORR memiliki nilai strategis untuk menampilkan identitas Gorontalo, yaitu jagung.
"Kita harus bisa menampilkan ciri khas kita. Sesuatu yang besar kita adalah jagung," ujar Widodo.
Ia menegaskan, kepolisian berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan nasional maupun daerah. Bahkan, Polri siap turun tangan untuk menjaga stabilitas harga hasil panen.
"Kami akan coba menstabilkan sesuai dengan petunjuk dari pusat," tegasnya.
Widodo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat dan pemerintah daerah.
"Kita saling bahu-membahu, saling membantu, dan saling mengisi juga, agar sukses melalui kebersamaan," ucapnya.
Pencanangan ini disambut antusias oleh ratusan masyarakat dan kelompok tani penerima bantuan, yang melihat program ini sebagai upaya nyata pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.
(tribungorontalo.com/ht)