Rabu, 25 Maret 2026

Gerhana Bulan Total di Gorontalo

Besok, Gerhana Bulan Bisa Disaksikan Langsung di Gorontalo, Kemenag Anjurkan Salat Gerhana

Gorontalo & seluruh Indonesia siap saksikan gerhana bulan total 7-8 Sept 2025. Bulan merah & salat gerhana jadi momen istimewa umat Muslim.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Besok, Gerhana Bulan Bisa Disaksikan Langsung di Gorontalo, Kemenag Anjurkan Salat Gerhana
Ilustrasi Tribun Network
BLOOD MOON - Ilustrasi by AI, Sabtu (6/9/2025), Fenomena alam gerhana bulan. Fenomena astronomi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan akan terjadi Minggu-Senin (7-8/9/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gerhana bulan diprediksi akan terjadi pada 7-8 September 2025.

Seluruh wilayah di Indonesia termasuk Gorontalo berkesempatan untuk menyaksikan langsung fenomena alam ini.

Gerhana bulan terjadi ketika bumi berada di antara matahari dan bulan sehingga bayangan bumi menutupi sebagian atau seluruh permukaan bulan.

Bulan akan berwarna merah pada saat terjadinya fenomena ini karena cahaya matahari melewati atmosfer bumi dan partikel atmosfer menyebarkan cahaya biru.

Fenomena ini bisa dilihat secara langsung tanpa bantuan alat khusus.

Baca juga: Simak Jadwal Lengkap dan Link Live Streaming Gerhana Bulan Total 7-8 September 2025 di Indonesia

Ketua Tim Hisab Rukyat Kanwil Kemenag Gorontalo, Safrianto Kaawoan, menjelaskan bahwa gerhana Bulan kali ini diprediksi akan berlangsung cukup lama.

"Mulai gerhana bulan total itu jam 01.30 Wita dan puncaknya sekitar jam 02.00 Wita," kata Safrianto saat dihubungi TribunGorontalo.com, Minggu (7/9/2025).

Ia menambahkan, berdasarkan perhitungan waktu Indonesia bagian tengah, fenomena ini dapat diamati tidak hanya di Gorontalo, melainkan di seluruh wilayah Indonesia.

Durasi gerhana diperkirakan mencapai 1 jam 23 menit, menjadikannya momen istimewa untuk dinikmati masyarakat.

Lebih lanjut, Safrianto mengimbau umat Islam di Gorontalo agar menyambut fenomena ini dengan melaksanakan salat gerhana.

Baca juga: Lokasi Terbaik Menyaksikan Gerhana Bulan Total Malam Ini 7 September 2025

"Salat gerhana Bulan ini dapat dilakukan pada jam 01.30 Wita," imbaunya.

Menurut Safrianto, imbauan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW. 

Bagi umat Muslim, peristiwa ini menjadi momen istimewa untuk melaksanakan salat gerhana bulan (salat khusuful qamar) yang sangat disunahkan.

Salat gerhana bulan memiliki tata cara khusus yang berbeda dari salat pada umumnya.

Tata cara ini dianjurkan untuk dilakukan secara berjamaah, meskipun boleh juga dikerjakan secara sendirian (munfarid). Bacaan salat ini juga dilakukan secara lantang (jahar).

Tata Cara Salat Gerhana Bulan

Dikutip dari kitab Nihayatuz Zain, berikut adalah urutan dan tata cara pelaksanaan salat gerhana bulan:

Niat

Niatkan salat di dalam hati saat takbiratul ihram.

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا/مَأمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya salat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah swt."

Rakaat Pertama:

Mengucap takbiratul ihram dan membaca niat.

Baca juga: Langit Indonesia Bakal Ada Gerhana Bulan Total Hari Ini: Catat Jadwal Lengkap dan Cara Melihatnya

Lalu membaca taawudz, Surat Al-Fatihah, lalu dilanjutkan membaca surat panjang seperti Surat Al-Baqarah.

Kemudian rukuk dengan durasi yang dianjurkan sepanjang membaca 100 ayat Surat Al-Baqarah.

Lanjut I'tidal.

Kembali membaca Surat Al-Fatihah, lalu dilanjutkan dengan surat panjang lainnya seperti Surat Ali Imran.

Rukuk kedua, dianjurkan selama membaca 80 ayat Surat Al-Baqarah.

I'tidal kedua dan membaca doa i'tidal.

Sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua. Durasi sujud dianjurkan selama rukuk pertama dan kedua.

Rakaat Kedua:

Bangkit dari sujud dan berdiri untuk rakaat kedua.

Gerakannya sama dengan rakaat pertama. Perbedaannya, dianjurkan untuk membaca Surat An-Nisa setelah Al-Fatihah pada berdiri pertama, dan membaca Surat Al-Maidah pada berdiri kedua.

Setelah sujud kedua, dilanjutkan dengan tasyahud akhir dan salam.

Baca juga: Jam Berapa Gerhana Bulan Malam Ini? Cek Jadwal Lengkap hingga Mitos-mitosnya

Setelah salat, imam atau orang yang diberi wewenang menyampaikan dua khutbah. Khutbah ini berisi anjuran untuk beristigfar, meningkatkan ketakwaan, bertaubat, bersedekah, dan perbuatan baik lainnya.

Doa saat gerhana bulan:

اللَّهُمَّ يَا مَنْ بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ، وَبَارِكْ لَنَا فِي هَذِهِ الْلَيْلَةِ، وَاجْعَلْهَا لَيْلَةَ رَحْمَةٍ وَمَغْفِرَةٍ وَعَافِيَةٍ، وَنَجِّنَا مِنْ شَرِّ مَا قَضَيْتَ، وَارْحَمْنَا إِذَا تَوَفَّيْتَ، وَأَتْمِمْ عَلَيْنَا نِعْمَتَكَ، وَأَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.

Artinya:

"Ya Allah, wahai Dzat yang di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, limpahkanlah rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya. Berkahilah kami pada malam ini, jadikanlah malam ini sebagai malam rahmat, ampunan, dan keselamatan.

Selamatkan kami dari keburukan takdir-Mu, rahmatilah kami ketika Engkau mewafatkan kami, sempurnakanlah nikmat-Mu atas kami, dan aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Paling Penyayang."

Itulah bacaan doa dan tata cara salat Gerhana Bulan. Wallahua'lam Bissawab. (*)

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved