Kecelakaan
Nasib Elida Delviana Usai Ditabrak Tiga Oknum Polisi yang sedang di Bawah Pengaruh Alkohol
Elida Delviana kritis usai ditabrak tiga oknum polisi mabuk di Medan. Kapolda pastikan sanksi tegas menanti pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapolri-mutasi-perwira-Polda-Gorontalo.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tiga oknum polisi menabrak wanita pejalan kaki Elida Delviana
- Ketiga polisi ini diketahui berada di bawah pengaruh alkohol saat mengendarai mobil
- Elda dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan medis segera
- Tiga polisi ini pun ditempatkan di tempat khusus dan menjalani proses hukum internal dan kode etik
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Merajk Jingga, Kota Medan, Minggu (26/10/2025).
Kecelakaan ini melibatkan tiga anggota kepolisian serta masyarakat biasa bernama Elida Delviana.
Awalnya Elida Delviana sedang berjalan kaki, namun tiba-tiba ditabrak oleh tiga polisi ini.
Akibatnya Elida mengalami luka benturan yang membuat kondisinya kritis.
Tapi Elida bernasib baik, nyawanya tertolong usai ditangani cepat oleh tim medis.
Polisi adalah badan petugas yang mewakili otoritas sipil pemerintah.
Polisi bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan keamanan pemerintahan dan masyarakat, menegakkan hukum, dan mencegah pungguh, menyeleksi, serta melakukan penyelidikan aktivitas kriminal hukum pidana dan perdata.
Fungsi ini dikenal sebagai Kepolisian, polisi juga dipercayakan dengan berbagai kegiatan perizinan, pengawalan dan Pengaturan.
Baca juga: Jangan Sampai Gagal Cair! Bawa Dokumen Wajib Ini Saat Pencairan BLT Rp 900 Ribu di Kantor Pos
Polri suatu badan negara penegak hukum bidang Kepolisian Negara.
Dalam tugasnya dia mencari informasi dengan, keterangan-keterangan dari berbagai sumber, baik keterangan saksi-saksi maupun keterangan saksi ahli.
Peran polisi di masyarakat adalah sebagai penjaga keamanan ketertiban masyarakat dengan menindak para pelanggar hukum (perjudian, pencurian, narkotika, asusila, separatis, terorisme, pelanggaran lalu lintas, dll).
Kadang kala pranata ini bersifat militaristis (Polisi Militer, dan Carabinieri) dan paramilitaristis (POLRI, SWAT, GIGN, dan Gendarmeri).
Sebanyak tiga polisi menabrak seorang wanita pejalan kaki.
Tiga polisi yang mengendarai mobil tersebut setelah ditelisik ternyata dalam pengaruh minuman beralkohol.