Viral Nasional
Setelah Bunuh Dina Oktaviani, Aksi Tak Terduga Heryanto di Tempat Kerja Bikin Polisi Geleng Kepala
Usai membunuh bawahannya, Dina Oktaviani, Heryanto justru berlagak tenang dan tetap bekerja di minimarket seolah tak terjadi apa-apa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dina-oktaviani-dibunuh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Tragedi kematian Dina Oktaviani (21), karyawan minimarket di Karawang, menyisakan cerita yang membuat publik tercengang.
Bukan hanya karena korban ditemukan tewas tanpa busana di aliran Sungai Citarum, tetapi juga karena sikap dingin pelakunya setelah kejadian.
Heryanto (27), atasan sekaligus rekan kerja Dina di minimarket tempatnya bekerja, justru tetap beraktivitas seperti biasa.
Tanpa menunjukkan rasa panik atau bersalah sedikit pun, ia masih sempat masuk kerja dan melayani pembeli di toko, seolah tak pernah menghabisi nyawa bawahannya sendiri.
Warga dan rekan kerja pun tak menaruh curiga hingga akhirnya polisi menangkap Heryanto di lokasi tempatnya bekerja.
Kisah tragis ini terungkap setelah Satreskrim Polres Karawang bersama Resmob Polda Jabar berhasil membongkar identitas pelaku pembunuhan yang sempat menggemparkan warga Karawang dan Purwakarta.
Dilansir dari TribunBatam.com, Korban ditangkap di tempat kerjanya pada Rabu (8/10/2025) pukul 18.00 WIB.
"Kami bekerja sama dengan Resmob Polda Jabar berhasil amankan pelaku di tempat kerjanya di minimarket Rest Area KM 72A pada Hari Rabu, 8 Oktober sekitar pukul 18.00 WIB," kata Nazal kepada awak media pada Kamis (9/10/2025).
Saat ditangkap tidak ada perlawanan dari Heryanto.
Seolah tahu akan dijemput oleh polisi, ia hanya pasrah ketika polisi datang ke Tokonya.
Minta Carikan Orang Pintar
Nazal menjelaskan, kasus itu berawal saat korban sebelumnya kerap curhat kepada pelaku soal masalah percintaan.
Ketika itu korban meminta dicarikan 'orang pintar' agar bisa membuat korban melupakan mantan pacarnya.
Pelaku lalu menawarkan diri membantu korban.
Oleh pelaku, korban diminta datang ke kediamannya di Kecamatan Cibatu, Purwakarta pada Senin (6/10) petang.