Berita Viral
Kantor Kelurahan Digerebek Warga, Dua Lurah Diduga Pesta Miras dengan Dua Wanita Muda
Temuan polisi di dalam Kantor Kelurahan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi sorotan setelah penggerebekan terhadap dua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DIAMANKAN-BARENG-LURAH-Foto-dua-wanita-muda-berinisial-C-kanan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Polisi mengungkap adanya kamar yang dilengkapi ranjang dan kasur di kantor kelurahan yang diduga menjadi lokasi pesta miras dua oknum lurah bersama dua wanita muda di Kendari.
- Kedua lurah berinisial ZM dan RAK diamankan setelah digerebek warga yang geram hingga sempat mengepung kantor kelurahan.
- Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk identitas dua wanita yang diduga diperkenalkan melalui aplikasi "hijau".
TRIBUNGORONTALO.COM – Temuan polisi di dalam Kantor Kelurahan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi sorotan setelah penggerebekan terhadap dua oknum lurah yang diduga berpesta minuman keras bersama dua wanita muda.
Saat melakukan penyisiran di lokasi kejadian, petugas menemukan adanya sebuah ruangan yang dilengkapi ranjang dan kasur di dalam kantor pemerintahan tersebut.
"Di dalam ruangan ada sebuah kamar yang dilengkapi dengan ranjang dan kasur," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau.
Penemuan itu terjadi setelah polisi mendatangi Kantor Kelurahan Poasia pada Jumat (12/6/2026) malam.
Baca juga: SIM Digital Bisa Simpan SIM A dan SIM C Sekaligus, Ini Cara Mengaktifkannya
Sebelumnya, lokasi tersebut lebih dulu digerebek warga yang mengaku geram dengan aktivitas dua pejabat lurah bersama dua wanita muda di dalam kantor.
Situasi sempat memanas. Warga mengepung area kantor kelurahan dan berusaha menghentikan dua pejabat tersebut ketika hendak meninggalkan lokasi.
Bahkan, keduanya sempat dikejar dan diarak oleh warga sebelum akhirnya diamankan petugas kepolisian.
Dua lurah yang diamankan masing-masing berinisial ZM, yang menjabat sebagai Lurah Poasia, serta RAK yang merupakan Lurah Talia.
Camat Abeli, Rahmat, membenarkan bahwa kedua bawahannya telah diamankan aparat kepolisian.
"Sudah di polres (markas kepolisian resort kota)," katanya kepada wartawan TribunnewsSultra.com saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp Messenger, Sabtu (12/6/2026).
Selain dua lurah tersebut, polisi juga membawa dua wanita muda yang berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung.
"Iya benar, Lurah Talia dan Lurah Poasia beserta dua wanita muda sudah kami amankan," jelas AKP Welliwanto.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Kantor Kelurahan Poasia tampak dalam kondisi gelap saat petugas tiba.
Bangunan bercat biru dan putih itu memiliki halaman yang cukup luas. Polisi kemudian membuka kantor yang sebelumnya tertutup rapat untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.
AKP Welliwanto menjelaskan, pihaknya bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat.