Bansos 2026
Cara Cek dan Nominal Bansos PKH-BPNT 2026, Dana Mulai Masuk Rekening KPM
Keluarga penerima manfaat (KPM) kini bisa mengetahui status penerima bantuan sosial (bansos) tahun 2026 secara praktis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-pria-memegang-uang-pecahan-Rp100-ribu-Simak-cara-cek-penerima-Bansos.jpg)
Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi terkait status penerima bantuan berdasarkan data yang tercatat di DTSEN.
Kemensos juga menjelaskan bahwa sistem desil dalam DTSEN dipakai untuk menentukan kelompok prioritas penerima bantuan.
Masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 4, atau sekitar 40 persen kelompok ekonomi terbawah, menjadi prioritas utama penerima PKH dan BPNT.
“Kalau pendamping sosial melihat ada data yang tidak sesuai, wajib untuk segera menyanggah. Validitas data adalah kunci kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Gus Ipul.
Untuk nominal bantuan, BPNT diberikan sebesar Rp200 ribu setiap bulan atau Rp600 ribu per tiga bulan pencairan.
Sementara itu, bantuan PKH memiliki nominal berbeda-beda tergantung kategori penerima manfaat, seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, hingga anak sekolah.
Korban pelanggaran HAM berat: Rp2,7 juta
Ibu hamil atau nifas: Rp750 ribu
Anak usia dini 0-6 tahun: Rp750 ribu
Lansia di atas 60 tahun: Rp600 ribu
Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu
Pelajar SMA sederajat: Rp500 ribu
Pelajar SMP sederajat: Rp375 ribu
Pelajar SD sederajat: Rp225 ribu
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut Kemensos dan Badan Pusat Statistik (BPS) mempercepat pembaruan DTSEN agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.