KRIMINALITAS
CCTV Rekam Detik-Detik Pratu Ferischal Ditembak di Kafe Palembang
Rekaman kamera pengawas yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana sebelum terjadinya penembakan yang menewaskan seorang prajurit TNI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TNI-TEMBAK-TNI-Beredar-rekaman-CCTV.jpg)
Ringkasan Berita:
- Rekaman CCTV memperlihatkan momen sebelum hingga sesudah penembakan terhadap Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa di sebuah kafe di Palembang.
- Polisi dan Polisi Militer menetapkan Sertu MRR sebagai tersangka penembakan, sementara seorang warga sipil berinisial DS ikut dijerat karena diduga menyembunyikan barang bukti.
- Insiden maut tersebut diduga dipicu kesalahpahaman setelah korban dan pelaku bersenggolan saat berjoget di area hiburan kafe.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Rekaman kamera pengawas yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana sebelum terjadinya penembakan yang menewaskan seorang prajurit TNI di Kafe Panhead, Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan.
Video yang diunggah akun Instagram @palembang_kucarkacir pada Senin (18/5/2026) memperlihatkan korban, Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa, datang bersama Sertu MRR ke lokasi hiburan malam tersebut.
Sebelum memasuki area kafe, keduanya sempat menjalani pemeriksaan keamanan oleh petugas sekuriti menggunakan metal detector.
Namun, senjata api rakitan jenis korek api yang dibawa tersangka diduga tidak terdeteksi saat pemeriksaan berlangsung.
Baca juga: Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Puji ASN Bisa Hentikan Suami Merokok
Situasi di dalam kafe awalnya terlihat normal. Pengunjung tampak menikmati hiburan malam hingga suasana mendadak berubah tegang ketika keributan terjadi di area tempat hiburan.
Tak lama setelah cekcok terjadi, terdengar suara letusan senjata yang langsung memicu kepanikan para pengunjung.
Banyak orang berhamburan menjauh dari lokasi setelah suara tembakan terdengar.
“Saya dengar suara tembakan, semua orang langsung berlari,” ujar seorang saksi mata.
Dalam rekaman CCTV itu, Sertu MRR terlihat mengenakan kaus hitam dan kemudian ditarik menjauh oleh sejumlah orang yang berada di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Arif Hidayat, mengatakan penyidik masih mendalami motif di balik insiden tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait hubungan korban dan tersangka serta penyebab kejadian,” ujarnya.
Korban dilaporkan meninggal dunia akibat luka tembak yang mengenai bagian dada dan perut sebelah kanan.
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Peristiwa penembakan itu sendiri diduga dipicu kesalahpahaman antara korban dan pelaku saat berada di area hiburan.