Bansos 2026
Saldo Bansos BPNT dan PKH Mei 2026 Bertahap Masuk, Ini Cara Cek Lewat HP
Pencairan BPNT dan PKH Mei 2026 kembali berlangsung. KPM bisa cek status bansos lewat HP, lengkap besaran dana dan syarat terbaru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Cek-bansos-Mei-2026-kini-bisa-lewat-HP-hanya-pakai-NIK-KTP.jpg)
Dalam proses penyaluran, pemerintah juga bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk membantu distribusi bansos di sejumlah wilayah yang sulit dijangkau layanan perbankan.
Setiap KPM BPNT menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan.
Karena pencairannya dilakukan setiap tiga bulan sekali, maka total dana yang diterima pada tahap pertama mencapai Rp600 ribu.
Saldo bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk uang elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan pokok di e-Warong maupun agen bank yang bekerja sama dengan pemerintah.
Masyarakat juga dapat memantau status pencairan bantuan secara berkala melalui laman resmi maupun aplikasi Cek Bansos Kemensos.
Besaran Dana PKH Mei 2026
Sementara itu, pencairan PKH Triwulan II tahun 2026 sudah berlangsung sejak 10 April 2026 dan dilakukan secara bertahap hingga Juni 2026.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui bank-bank Himbara serta PT Pos Indonesia.
Program PKH sendiri diprioritaskan bagi kelompok masyarakat rentan yang masuk kategori desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat penerima manfaat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Besaran bantuan PKH berbeda sesuai kategori penerima, yakni:
Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Ibu hamil atau nifas: Rp750.000
Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000
Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Pelajar SMA sederajat: Rp500.000
Pelajar SMP sederajat: Rp375.000
Pelajar SD sederajat: Rp225.000
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunpriangan.com