Selasa, 12 Mei 2026

Update Kabar Nusantara

Pondok Pesantren Nurul Jadid Dibakar Massa, Polisi Sebut Dipicu Dugaan Pencabulan

ksi pembakaran terjadi di Pondok Pesantren Nurul Jadid yang berada di Kabupaten Mesuji, Lampung, pada Sabtu (9/5/2026) malam.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pondok Pesantren Nurul Jadid Dibakar Massa, Polisi Sebut Dipicu Dugaan Pencabulan
TribunGorontalo.com
BAKAR PONPES -- Massa Mengamuk dan Bakar Ponpes Nurul Jadid Mesuji, Polisi Turun Tangan. 
Ringkasan Berita:
  • Ratusan warga membakar Pondok Pesantren Nurul Jadid di Kabupaten Mesuji, Lampung.
  • Polisi menyebut aksi tersebut dipicu dugaan pencabulan yang menyeret pimpinan pondok pesantren.
  • Satu orang telah diamankan polisi terkait aksi perusakan dan pembakaran itu.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Aksi pembakaran terjadi di Pondok Pesantren Nurul Jadid yang berada di Kabupaten Mesuji, Lampung, pada Sabtu (9/5/2026) malam.

Ratusan warga mendatangi lokasi hingga melakukan perusakan dan membakar bangunan pesantren tersebut.

Polda Lampung menyebut kemarahan massa dipicu dugaan tindak pencabulan yang disebut menyeret pimpinan pondok pesantren.

Warga sebelumnya meminta agar pemilik atau pimpinan ponpes tidak lagi berada di lingkungan pesantren.

Baca juga: Lowongan Mitra BPS 2026 Resmi Dibuka Gratis, Simak Tahapan dan Link Pendaftarannya

Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari, mengatakan warga telah memberikan kesempatan kepada pimpinan pondok untuk meninggalkan lokasi sebelum aksi pembakaran terjadi.

"Dari serangkaian penyelidikan massa ini meminta pemilik ponpes ini untuk tidak lagi ada di ponpes tersebut. Mereka (massa) menyatakan bahwa pimpinan ponpes ini melakukan pencabulan," katanya, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, warga terus memantau situasi di sekitar pesantren setelah ultimatum diberikan.

Massa kemudian mendapati pimpinan pondok masih berada di area ponpes sehingga memicu kemarahan warga.

"Sudah diberikan waktu namun rupanya massa ini terus memantau kondisi disana dan mendapati bahwa pemilik ponpes masih bertahan disana hingga akhirnya massa yang marah langsung melakukan perusakan dan pembakaran," ujarnya.

Kericuhan yang terjadi berujung pada aksi anarkis berupa perusakan fasilitas hingga pembakaran bangunan pesantren.

Baca juga: Bupati Sofyan Puhi Lepas 155 Calon Jemaah Haji Kabupaten Gorontalo, Titip Doa untuk Daerah

Polisi yang menangani kejadian tersebut kini masih melakukan pendalaman.

Dalam insiden itu, aparat kepolisian turut mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran dan perusakan.

Polda Lampung juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri maupun aksi anarkis yang dapat merugikan banyak pihak.(*)

Baca juga: Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Tenggara Pernang NTB, Informasi BMKG Termasuk Gempa Dangkal

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved