Berita Viral
Perjalanan Merantau Berujung Duka, Satu Keluarga Asal Lampung Tewas di Bus ALS Terbakar
Tragedi Bus ALS di Jalinsum Muratara menewaskan satu keluarga asal Lampung, termasuk balita 1,5 tahun dalam kebakaran hebat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ADIK-KORBAN-BUS-ALS-Tragedi-memilukan-menimpa-satu-keluarga.jpg)
Ringkasan Berita:• Kecelakaan Bus ALS dan truk tangki di Jalinsum Muratara menewaskan 16 orang.• Keluarga korban syok usai mendapat kabar tragis dan menunggu identifikasi di RS Bhayangkara Palembang.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Aspal panas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di wilayah Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menjadi lokasi berakhirnya perjalanan tragis sebuah keluarga kecil asal Way Tuba, Lampung.
Pada Rabu (6/5/2026) siang, kecelakaan maut melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki minyak merenggut puluhan korban jiwa sekaligus meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa memilukan itu tidak hanya menyisakan kendaraan hangus terbakar, tetapi juga cerita pilu tentang Aldi Sulistyawan, sang istri Hani, serta putri mereka Bella yang masih berusia 1,5 tahun.
Ketiganya menjadi bagian dari 16 korban meninggal dunia dalam insiden mengerikan tersebut.
Baca juga: Harga BBM Pertamina di Gorontalo Hari Ini 7 Mei 2026: Pertamax Turbo Naik, Dexlite Tembus Rp26.600
Perjalanan Merantau yang Berakhir Tragis
Kepergian Aldi bersama keluarga kecilnya menuju Pekanbaru awalnya menjadi langkah baru untuk memperbaiki kehidupan.
Namun, siapa sangka perjalanan merantau itu justru menjadi akhir hidup mereka.
Rohma, adik kandung Aldi, mengaku tak sempat berbincang ataupun berpamitan dengan kakaknya sebelum keberangkatan tersebut.
Ia baru mengetahui sang kakak telah pergi setelah mendapat kabar mengejutkan dari ayahnya.
“Saat itu tidak ada interaksi sama sekali dengan kakak saya. Tahu-tahu sudah berangkat,” ujar Rohma saat ditemui dengan raut wajah mendalam di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026).
Informasi kecelakaan itu datang secara tiba-tiba melalui sambungan telepon. Rohma langsung terpukul ketika mendengar bus yang ditumpangi Aldi mengalami kecelakaan hebat hingga menimbulkan banyak korban jiwa.
“Nah saya dikabari ayah saya kalau mobil kakak saya kecelakaan dan memakan korban jiwa,” katanya dengan suara bergetar.
Baca juga: Kisah Pedagang Pisang di Kota Tua Gorontalo, 20 Tahun Berjualan hingga Kini Masih Eksis
Menanti Kepastian di Tengah Duka
Usai menerima kabar tersebut, Rohma segera berangkat mencari informasi mengenai kondisi kakaknya.
Ia lebih dulu mendatangi RSU Lubuklinggau, namun kemudian diarahkan menuju RS Bhayangkara Palembang karena proses identifikasi korban dilakukan oleh tim DVI Polri di rumah sakit tersebut.
“Saya langsung berangkat ke RSU Lubuklinggau, tapi dialihkan ke RS Bhayangkara. Saya langsung berangkat ke sini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.