Kecelakaan Bus di Muratara
Nama-nama Korban Kecelakaan Maut di Muratara, 2 Sopir Tewas Terbakar
Peristiwa kecelakaan yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan mobil tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-kecelakaan-maut-di-Muratara.jpg)
Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses pengumpulan data manifes dari pihak PO ALS sedang berlangsung untuk mencocokkan identitas penumpang lainnya.
Kecepatan identifikasi sangat bergantung pada data keberangkatan dari titik awal bus tersebut meluncur.
Kronologi Kecelakaan dan Penjelasan Manajemen
Kasat Lantas Polresta Muratara, AKP M Karim menyampaikan, berdasarkan keterangan kernet bus yang selamat, ketika kejadian ini, bus oleng karena menghindari sesuatu saat melintas di lokasi kejadian. Jalur yang sempit dan kondisi medan diduga menjadi faktor pemicu kehilangan kendali.
"Bus masuk lubang akhirnya masuk jalur lainnya, mobil terjadi adu kambing, sementara mobil tangki posisinya bawa minyak mau bongkar," kata Karim pada wartawan.
Benturan frontal tersebut memicu percikan api yang sangat cepat merambat. Karim mengungkapkan dugaan penyebab kebakaran yakni diduga karena berasal dari minyak mentah menyambar ke mobil saat kecelakan.
Minyak mentah yang dibawa oleh truk tangki PT Seleraya tersebut langsung tumpah ke badan jalan dan mengenai mesin bus yang masih panas.
Dalam hitungan detik, api membubung tinggi dan menutupi akses keluar bagi penumpang yang berada di bagian depan bus.
"Sementara untuk ada motor, itu milik penumpang dalam bus itu, dari Bus ALS itu," ujarnya.
Di tempat terpisah, Manajemen PT Antar Lintas Sumatera (ALS) menyatakan hingga kini belum bisa merinci identitas korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan bus miliknya dengan mobil tangki di Jalinsum Muratara.
Humas PT ALS Alwi Matondang mengatakan, pihaknya masih menunggu daftar manifes dari pool bus yang ada di Semarang, karena penumpang berangkat dari sana tujuan Kota Medan. Hal ini dikarenakan ada beberapa penumpang yang naik dari agen di luar pool utama.
"Kami belum bisa memastikan identitas para korban. Masih kami minta ke pool Semarang," kata Humas PT ALS Alwi Matondang, Rabu (6/5/2026) mengutip Tribunmedan.com.
Berdasarkan informasi awal yang diterima manajemen, bus tersebut memang mengangkut belasan orang saat melintasi wilayah Sumatera Selatan. Alwi menegaskan komitmen perusahaan untuk membantu proses pemulangan jenazah jika identitas sudah benar-benar valid.
"Nanti akan kami informasikan perkembangannya. Sejauh ini belum ada keluarga yang melapor," ungkapnya.
Perwakilan ALS di Kaligawe memberikan keterangan tambahan bahwa bus tersebut mengangkut penumpang dari berbagai daerah di Jawa Tengah sebelum menuju Medan. Hal ini mempersulit pendataan cepat di lokasi kejadian.