Pemkab Gorontalo Utara
Job Fit Pejabat Gorontalo Utara Digelar, Bupati Thariq Tegaskan Penempatan Berbasis Merit System
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara (Gorut) resmi memulai Uji Kompetensi (job fit) dan evaluasi kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMKAB-GORUT-Bupati-Gorontalo-Utara-Thariq-Modanggu-membuka-secara-resmi.jpg)
Thariq juga menyinggung makna kepemimpinan. Menurutnya, pemimpin sejati adalah mereka yang mampu membawa perubahan dan kemajuan.
“Leader itu dari kata to lead, artinya memajukan. Jadi pemimpin bukan sekadar menduduki jabatan, tetapi membawa kemajuan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jabatan adalah ruang pengabdian, bukan alat mempertahankan kekuasaan. Pejabat yang tidak mampu beradaptasi dengan tuntutan perubahan harus siap dievaluasi.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa evaluasi bukan bentuk hukuman, melainkan bagian dari perbaikan birokrasi.
“Kita bukan robot. Semua punya tanggung jawab dan beban hidup. Karena itu, proses ini harus dipahami sebagai evaluasi untuk perbaikan, bukan penghakiman,” jelasnya.
Menurut Thariq, evaluasi merupakan hal wajar dalam pemerintahan modern. Organisasi yang ingin maju harus berani menilai diri dan melakukan pembenahan.
Ia juga mengungkapkan fokus utamanya saat ini adalah pembangunan Gorontalo Utara, mengingat tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Karena itu, ia membutuhkan tim birokrasi yang solid dan responsif.
“Keberhasilan daerah sangat bergantung pada kualitas pejabatnya. Jika tidak maksimal, target pembangunan sulit tercapai,” katanya.
Job fit ini juga menjadi bagian dari strategi penyegaran birokrasi agar tidak ada jabatan yang diisi hanya karena kebiasaan atau senioritas.
Penempatan pejabat, lanjutnya, harus didasarkan pada kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan jabatan agar roda pemerintahan berjalan efektif.
Thariq berharap hasil job fit mampu menghasilkan rekomendasi yang mencerminkan kemampuan riil peserta, sehingga keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.
“Yang kita cari adalah pejabat yang siap bekerja, siap dievaluasi, dan siap membawa Gorontalo Utara lebih maju,” tutupnya.
Melalui pelaksanaan ini, Pemkab Gorut menegaskan komitmen memperkuat reformasi birokrasi dengan menempatkan figur yang tepat di posisi yang tepat demi kemajuan daerah. (*/Jefri)