Peserta Taspen Lakukan Ini Jika Tak Mau Diminta Kembalikan Dana
Pencairan gaji pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rutin setiap awal bulan ternyata menyimpan potensi risiko bagi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TASPEN-Ilustrasi-seorang-pekerja-membuka-logo-PT-Taspen-di-komputer-Sebagai-informasi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pencairan gaji pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rutin setiap awal bulan ternyata menyimpan potensi risiko bagi penerima manfaat.
PT Taspen mengingatkan bahwa ada sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi agar dana yang diterima tidak berujung diminta kembali.
Pada 1 April 2026, gaji pensiun kembali disalurkan melalui bank mitra tanpa adanya kenaikan maupun rapel, sehingga nominal yang diterima tetap mengacu pada PP No. 8 Tahun 2024.
Meski berjalan normal, Taspen menegaskan pentingnya memastikan data penerima selalu sesuai dengan kondisi terbaru.
Perubahan status menjadi salah satu hal krusial yang wajib segera dilaporkan.
Kondisi seperti janda yang menikah kembali, anak pensiunan yang tidak lagi memenuhi syarat, hingga penerima yang telah meninggal dunia harus segera diperbarui datanya.
Jika tidak, dana yang tetap dicairkan akan dianggap sebagai kelebihan pembayaran dan wajib dikembalikan.
“Momen awal bulan saat gaji cair menjadi waktu paling rawan, karena banyak penerima langsung menggunakan dana tanpa menyadari potensi kewajiban pengembalian,” kata Taspen.
Selain itu, peserta juga diwajibkan melakukan autentikasi secara berkala melalui aplikasi Andal by TASPEN.
Proses ini menjadi syarat penting agar penyaluran dana pensiun tetap berjalan lancar.
Apabila peserta tidak melakukan autentikasi hingga tiga bulan berturut-turut, maka pembayaran gaji pensiun akan dihentikan sementara.
Karena itu, langkah ini tidak bisa diabaikan oleh penerima manfaat.
Sebelum melakukan autentikasi, peserta harus lebih dulu menjalani proses enrollment.
Tahap ini meliputi perekaman data biometrik seperti wajah, suara, dan sidik jari sebagai sistem verifikasi digital.
Tanpa enrollment, peserta tidak dapat mengakses layanan autentikasi sesuai ketentuan.
Corporate Secretary Taspen, Henra, menyebut proses tersebut dirancang mudah dan cepat.
"Dengan enrollment, peserta pensiun dapat menikmati kemudahan autentikasi dari rumah kapan saja," katanya.
Artinya, peserta menurutnya bisa hemat waktu dan tenaga, aman dan akurat dengan verifikasi biometrik.
"TASPEN terus mengajak seluruh peserta untuk melakukan enrollment agar tidak mengalami kendala dalam penerimaan manfaat pensiun," jelasnya.
Dengan memenuhi kewajiban pelaporan data dan autentikasi secara rutin, peserta dapat memastikan dana pensiun tetap aman diterima tanpa risiko pengembalian di kemudian hari. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.