Pemkab Bone Bolango
Kadis Pendidikan Bone Bolango Janji Ajukan Lagi Perbaikan SDN 7 Bulango Utara
Riwayat penolakan pengelolaan anggaran perbaikan menjadi salah satu faktor yang membuat kondisi SDN 7 Bulango Utara, Desa Kopi,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMKAB-Wawacara-dengan-Kadis-Pendidikan-Kabupaten-Bone-Bolango.jpg)
“Kalau hujan, air masuk. Anak-anak belajar dalam kondisi tidak nyaman,” katanya.
Selain ruang kelas, sejumlah fasilitas lain juga membutuhkan perbaikan, seperti lantai perpustakaan yang belum berkeramik, plafon rusak, serta toilet siswa yang terdampak kebakaran.
Saat ini, seluruh warga sekolah masih menggunakan satu toilet secara bersama.
Keterbatasan juga terlihat dari belum tersedianya perangkat komputer untuk pembelajaran berbasis digital.
Di sisi administrasi, sekolah juga menghadapi kendala dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Untuk membuat RAB biasanya harus melibatkan konsultan, sementara dana sekolah terbatas,” ujar Salma.
Dengan jumlah siswa sekitar 60 orang, sekolah hanya menerima dana operasional sekitar Rp50 juta per tahun.
Keluhan juga disampaikan orang tua siswa yang berharap perbaikan segera dilakukan.
“Kadang anak jadi malas belajar karena ruang kelasnya tidak memadai. Harusnya pendidikan jadi prioritas,” ujar Adi Akuba.
“Harapannya ada ruang kelas yang layak supaya anak-anak lebih semangat ke sekolah,” katanya.
Saat ini, Dinas Pendidikan kembali membuka peluang perbaikan dengan mendorong sekolah mengajukan melalui program revitalisasi yang bersumber dari APBN.
“Kalau kondisi hari ini belum juga teralokasi, maka kami minta pihak sekolah untuk mengajukan melalui program revitalisasi. Nanti kita pastikan apakah bisa masuk tahun ini atau tahun depan,” ujar Basir.
Ia berharap pengajuan ulang tersebut bisa segera membuahkan hasil agar proses belajar mengajar berjalan lebih baik.
“Harapannya tentu bisa segera terakomodir, sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lebih nyaman,” tambahnya. (*)