Sabtu, 14 Maret 2026

Kultum Milenial

Kultum Milenial Mahasiswa IAIN Gorontalo, Ali Junandar Sumaga: Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Pada 10 malam terakhir menjelang akhir bulan suci Ramadan, kita diperkenalkan dengan salah satu peristiwa besar, yaitu malam Lailatul Qadar. 

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
Ringkasan Berita:
  • Lailatul Qadar adalah malam istimewa saat Al-Qur'an pertama kali diturunkan. Beribadah di malam ini, seperti membaca Al-Qur'an
  • Bagi siapa saja yang menghidupkan malam ini dengan ibadah atas dasar iman dan mengharap rida Allah,
  • Penetapan Takdir dan Keberkahan Urusan
  • Pada malam ini, para malaikat turun ke bumi untuk mengatur segala urusan dan menetapkan takdir manusia untuk masa mendatang. Oleh karena itu, umat Muslim didorong untuk memaksimalkan doa dan ibada

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pada 10 malam terakhir menjelang akhir bulan suci Ramadan, kita diperkenalkan dengan salah satu peristiwa besar, yaitu malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang dikatakan oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, juga disebutkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Seribu bulan jika dikonversikan ke dalam hitungan manusia setara dengan sekitar 83 tahun. Masya Allah tabarakallah.

Apabila telah datang malam Lailatul Qadar, banyak sekali keutamaan-keutamaan yang bisa kita lakukan. 

Keutamaan-keutamaan tersebut dapat mendekatkan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, bahkan menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kita.

Pada malam Lailatul Qadar, Allah Subhanahu wa Ta'ala mencurahkan begitu banyak berkah dan melimpahkan begitu banyak kebaikan bagi manusia yang mau mencarinya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al-Qur’an Surah 

Al-Qadr ayat 1–5: A’udzubillahi minasy-syaithanir rajim. Bismillahirrahmanirrahim. Inna anzalnahu fi lailatil qadr. Wa ma adraaka ma lailatul qadr. Lailatul qadri khairun min alfi syahr. Tanazzalul malaa-ikatu warruuhu fiihaa bi-idzni rabbihim min kulli amr. Salaamun hiya hatta mathla'il fajr.

Artinya:“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar.”

Sahabat Ramadan yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala, malam Lailatul Qadar memiliki banyak sekali keutamaan.

Pertama, malam Lailatul Qadar adalah malam diturunkannya Al-Qur’an. Maka ketika kita memasuki malam tersebut, sepantasnya bagi kita untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an.

Sebagaimana Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, maka ia akan memperoleh satu kebaikan, dan satu kebaikan itu akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan.”

Nabi menegaskan, “Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, melainkan Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.”

Sahabat Ramadan di manapun kita berada, bisa kita bayangkan apabila kita membaca Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar

Satu huruf saja nilainya sangat besar, seakan-akan kita beribadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun.

Apalagi jika kita membaca satu juz, bahkan sampai mengkhatamkan Al-Qur’an hingga 30 juz. Betapa banyak pahala, manfaat, dan kebaikan yang akan kita peroleh.

Kedua, keutamaan malam Lailatul Qadar adalah diampuninya dosa-dosa kita oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, baik dosa yang telah lalu. 

Hal ini sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi. Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Man qama lailatal qadri imanan wahtisaban ghufira lahu ma taqaddama min dzanbih.”

Artinya: “Barangsiapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Ketika kita beribadah di malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, maka dosa-dosa kita yang telah lalu akan diampuni oleh Allah.

Di malam Lailatul Qadar juga terdapat doa khusus yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. 

Ketika Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya tentang doa yang dibaca saat Lailatul Qadar, Nabi mengajarkan doa:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Keutamaan yang ketiga, pada malam Lailatul Qadar juga ditentukan berbagai urusan dan takdir manusia untuk waktu yang akan datang. 

Maka ketika malam yang penuh kemuliaan itu datang, sudah sepantasnya bagi kita untuk memaksimalkan ibadah, memohon sebanyak-banyaknya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar kehidupan kita ke depan selalu mendapatkan rahmat dan keberkahan dari-Nya.

Lantas, bagaimanakah kita dapat meraih malam Lailatul Qadar tersebut?

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil, yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.

Ada pula beberapa tanda yang disebutkan oleh Nabi. Di antaranya, pada pagi harinya matahari terbit dengan sinar yang tidak terlalu menyengat, cahayanya lembut, dan suasana terasa lebih tenang serta sejuk dibandingkan hari-hari biasanya.

Sahabat Ramadan di manapun kita berada, begitu banyak keutamaan yang terdapat pada malam Lailatul Qadar

Maka tidak sepantasnya bagi kita untuk melewatkan malam yang penuh kemuliaan ini tanpa memperbanyak ibadah.

Karena sesungguhnya malam Lailatul Qadar hanya terjadi satu malam, dan belum tentu kita akan bertemu dengan Ramadan di tahun berikutnya.

Maka mari kita manfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan ini dengan memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, dan memohon ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, agar kita termasuk orang-orang yang mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 14 Maret 2026 (24 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:05
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved