Ramadan 2026
Apa Ciri Orang yang Mendapat Lailatul Qadar? Simak Penjelasan dan Tanda-tandanya
Berikut 4 ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar serta tanda-tanda malam istimewa ini. Simak selengkapnya!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-salat-jamak.jpg)
Ringkasan Berita:
- Lailatul Qadar adalah malam turunnya Al-Qur’an yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
- Orang yang mendapatkannya biasanya mengalami peningkatan ketakwaan dan kenikmatan dalam beribadah.
- Ada sejumlah tanda malam Lailatul Qadar, seperti suasana tenang, udara sejuk, dan matahari terbit dengan cahaya lembut.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Memasuki 10 hari terakhir bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam semakin memperbanyak ibadah.
Pada fase akhir Ramadan ini terdapat satu malam yang sangat istimewa, yakni malam Lailatul Qadar, yang diyakini hadir pada malam-malam ganjil.
Lailatul Qadar merupakan malam agung yang menjadi momentum diturunkannya Al-Qur’an dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah di langit dunia.
Pada malam tersebut, Malaikat Jibril bersama para malaikat lainnya turun ke bumi membawa rahmat, keberkahan, dan kesejahteraan bagi manusia.
Allah SWT telah menjelaskan kemuliaan malam Lailatul Qadar dalam Surah Al-Qadr:
Baca juga: Hari Ini Jumat Terakhir di Bulan Ramadan, Simak Bacaan Doa Mohon Keberkahan
"Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar. Dan tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan hingga terbit fajar."
Seseorang yang mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar diyakini dapat merasakan perubahan positif dalam dirinya, terutama dalam sikap dan kualitas ibadah.
Perubahan tersebut sering terlihat dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadan.
Baca juga: Arus Mudik Jelang Idulfitri Meningkat di Pelabuhan Ferry Gorontalo, ASDP Siapkan Double Trip
4 Ciri Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar
Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa ciri yang sering dikaitkan dengan orang yang memperoleh kemuliaan malam Lailatul Qadar:
1. Ketakwaan semakin meningkat
Salah satu tanda utama adalah meningkatnya ketakwaan kepada Allah SWT.
Orang tersebut menjadi lebih taat, lebih berhati-hati dalam berperilaku, serta berusaha menjalankan perintah agama dengan lebih baik.
2. Merasakan kenikmatan dalam beribadah
Orang yang mendapatkan Lailatul Qadar biasanya merasakan ketenangan dan kenikmatan saat menjalankan ibadah, seperti shalat, dzikir, maupun membaca Al-Qur’an.
3. Berusaha menjadi pribadi yang lebih baik
Keberkahan malam tersebut mendorong seseorang untuk memperbaiki diri, baik dalam hubungannya dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.
4. Gemar mentadabburi Al-Qur’an
Mereka juga cenderung lebih semangat mempelajari, memahami, serta mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Hikmah Ramadan: Menjemput Lailatul Qadr
Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar
Selain ciri pada orang yang mendapatkannya, terdapat pula sejumlah tanda yang diyakini berkaitan dengan hadirnya malam Lailatul Qadar.
Berikut beberapa tanda yang sering disebutkan:
1. Suasana malam sangat tenang
Salah satu tanda yang sering dirasakan adalah suasana malam yang begitu hening dan damai.
Keheningan tersebut terasa berbeda dibandingkan malam-malam biasanya.
2. Cahaya malam terasa lembut
Langit pada malam tersebut tampak lebih bersih dan cahaya yang muncul terasa lembut serta tidak menyilaukan.
3. Hati terasa damai
Banyak orang merasakan ketenangan batin yang mendalam saat beribadah.
Ibadah terasa lebih khusyuk dan menenangkan.
4. Udara terasa sejuk dan nyaman
Malam Lailatul Qadar juga diyakini memiliki suhu udara yang sejuk, tidak terlalu panas maupun terlalu dingin.
5. Semangat beribadah meningkat
Pada malam tersebut, banyak orang merasakan dorongan kuat untuk memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, dan melakukan berbagai ibadah.
6. Matahari terbit dengan cahaya yang lembut
Salah satu tanda yang disebut dalam sejumlah riwayat adalah matahari yang terbit keesokan harinya tampak lebih redup dengan cahaya yang lembut dan tidak menyilaukan.
Karena kemuliaannya yang luar biasa, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada 10 malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil, dengan harapan dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.