Bansos 2026
Alhamdulillah, PKH dan BPNT Cair ! Begini Cara Cek Penerima Bansos Lewat HP
Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia, bantuan sosial (bansos) unggulan pemerintah yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-pencairan-Bansos-PKH-dan-BPNT-2026.jpg)
Sementara itu, untuk kelompok lansia di atas 60 tahun dan penyandang disabilitas berat, pemerintah mengalokasikan bantuan sebesar Rp600.000 per tahap. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup harian bagi mereka yang secara fisik memiliki keterbatasan.
Di sektor pendidikan, nominal bantuan disesuaikan dengan jenjang sekolah. Siswa SD mendapatkan Rp225.000, siswa SMP Rp375.000, dan siswa SMA sebesar Rp500.000 per tiga bulan.
Pembagian ini didasarkan pada perhitungan biaya operasional pendidikan di masing-masing tingkatan.
Nominal BPNT Tahap Pertama
Berbeda dengan PKH yang memiliki kategori beragam, BPNT memiliki besaran yang seragam bagi setiap KPM. Besaran bantuannya adalah Rp200.000 per bulan. Namun, untuk memudahkan distribusi, pencairan seringkali dilakukan secara rapel.
Pada pencairan tahap pertama Maret 2026 ini, bantuan BPNT diberikan sekaligus untuk tiga bulan (Januari, Februari, Maret). Dengan demikian, setiap KPM akan menerima dana segar sebesar Rp600.000 melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Pemerintah berharap masyarakat bijak dalam menggunakan dana bantuan ini. Dana bansos dilarang keras digunakan untuk membeli barang-barang konsumtif yang tidak mendesak, apalagi untuk membeli rokok atau judi online.
Kemensos melalui para pendamping sosial di tingkat kecamatan akan terus memantau penggunaan dana ini. Jika ditemukan penyalahgunaan yang fatal, bukan tidak mungkin kepesertaan bansos bagi KPM tersebut akan dicabut atau dialihkan kepada warga lain yang lebih membutuhkan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com