TEKNOLOGI
Daftar Lengkap 15 Produk Apple yang Resmi Disetop Setelah Peluncuran iPhone 17e dan MacBook Neo
Apple mengambil langkah besar dengan menghentikan penjualan lebih dari selusin perangkatnya pada pekan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KOLABORASI-Apple-dan-Google-kolaborasi-dalam-AI.jpg)
Ringkasan Berita:
- Apple menghentikan penjualan sedikitnya 15 perangkat dari berbagai lini produknya setelah memperkenalkan sejumlah perangkat baru.
- Produk yang dihentikan berasal dari kategori iPhone, iPad, MacBook hingga layar profesional.
- Langkah ini merupakan strategi rutin Apple untuk memberi ruang bagi generasi perangkat terbaru dengan teknologi yang lebih mutakhir.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Apple mengambil langkah besar dengan menghentikan penjualan lebih dari selusin perangkatnya pada pekan ini.
Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu memperkenalkan sejumlah produk baru dalam lini perangkat mereka.
Informasi yang dihimpun dari laporan MacRumors menyebutkan bahwa setidaknya terdapat 15 perangkat yang kini tidak lagi dijual melalui kanal resmi Apple.
Perangkat yang dihentikan penjualannya berasal dari berbagai kategori produk, mulai dari ponsel, tablet, laptop hingga layar profesional.
Penghentian tersebut terjadi bersamaan dengan peluncuran beberapa perangkat generasi terbaru.
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Besok Minggu, 8 Maret 2026: Kota Gorontalo Berawan, Boalemo-Bone Bolango Hujan
Apple memperkenalkan ponsel baru dalam keluarga iPhone, yakni iPhone 17e, serta model terbaru dari lini iPad Air yang kini menggunakan chip M4.
Di kategori komputer, Apple juga melakukan pembaruan pada laptop tipisnya melalui lini MacBook Air yang kini ditenagai chip M5.
Sementara itu, lini MacBook Pro mendapat peningkatan performa melalui varian chip M5 Pro dan M5 Max.
Selain perangkat tersebut, Apple turut memperkenalkan dua varian layar baru dari seri Studio Display serta sebuah laptop anyar bernama MacBook Neo.
Penghapusan sejumlah perangkat lama dari katalog resmi merupakan kebijakan yang kerap dilakukan Apple setiap kali generasi baru produk diperkenalkan.
Langkah ini biasanya bertujuan memberikan ruang bagi model terbaru yang hadir dengan teknologi dan spesifikasi lebih mutakhir.
Perangkat yang dihentikan umumnya merupakan model lama yang sudah memiliki penerus atau pembaruan teknologi dari Apple.
Berikut daftar produk yang kini tidak lagi tersedia melalui penjualan resmi Apple:
• iPhone 16e dengan chip A18 (2025)
• iPad Air 11-inch dengan chip M3 (2025)
• iPad Air 13-inch dengan chip M3 (2025)
• MacBook Air 13-inch dengan chip M4 (2025)
• MacBook Air 15-inch dengan chip M4 (2025)
• MacBook Pro 13-inch dengan chip M5 dan penyimpanan 512GB (2025)
• MacBook Pro 14-inch dengan chip M4 Pro (2024)
• MacBook Pro 16-inch dengan chip M4 Pro (2024)
• MacBook Pro 14-inch dengan chip M4 Max (2024)
• MacBook Pro 16-inch dengan chip M4 Max (2024)
• Mac Studio dengan chip M3 Ultra dan memori 512GB (2025)
• Studio Display dengan chip A13 Bionic (2022)
• Pro Display XDR (2019)
• Pro Stand untuk Pro Display XDR (2019)
• Pro Display XDR VESA Mount Adapter (2019)
Beberapa perangkat yang masuk dalam daftar tersebut sebenarnya telah diperkenalkan sejak beberapa tahun lalu.
Bahkan ada produk yang sudah berada di pasar sejak 2019, seperti Pro Display XDR beserta aksesori pendukungnya.
Sementara itu, rangkaian produk terbaru Apple sudah mulai bisa dipesan melalui sistem pre-order sejak 4 Maret 2026.
Perusahaan menjadwalkan pengiriman serta ketersediaan resmi perangkat tersebut bagi konsumen mulai 11 Maret 2026.
Meski tidak lagi tersedia melalui toko resmi Apple, sejumlah produk lama tersebut masih beredar di pasar melalui berbagai retailer pihak ketiga.
Dalam beberapa kasus, perangkat tersebut bahkan dijual dengan harga lebih rendah karena statusnya sudah tidak lagi dipasarkan langsung oleh Apple.
Strategi menghentikan penjualan produk lama dan menghadirkan perangkat generasi baru menjadi pola yang hampir selalu dilakukan Apple setiap tahun.
Melalui cara ini, perusahaan berupaya menjaga lini produknya tetap relevan dengan perkembangan teknologi terbaru.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.