Ramadan 2026
5 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental: Lebih dari Sekadar Menahan Lapar dan Haus
Puasa Ramadan tak hanya menahan lapar dan haus, tapi juga bantu jaga kesehatan mental, tingkatkan mood, dan tanam rasa syukur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ILUSTRASI-Buka-Puasa-Apa-artinya-ternyata-hari-ini-anda-mimpi-puasa.jpg)
Hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition Health & Aging menunjukkan bahwa puasa dapat membantu memperbaiki mood.
Banyak orang merasakan emosi yang lebih stabil, kemarahan yang berkurang, dan kemampuan untuk bersikap lebih tenang setelah menjalani puasa.
Dengan mood yang lebih baik, seseorang juga lebih mampu menghadapi tekanan hidup dengan kepala dingin.
4. Meningkatkan Kesadaran Diri
Selama puasa, seseorang dianjurkan untuk memperhatikan ucapan, perilaku, dan pikiran.
Praktik ini mendorong introspeksi, membuat individu lebih sadar terhadap diri sendiri, serta mampu mengontrol emosi dengan lebih bijak.
Kesadaran diri ini juga berperan dalam meningkatkan empati, kesabaran, dan hubungan sosial yang lebih harmonis.
Baca juga: Buka Puasa Langsung Minum Kopi Sebelum Berkendara, Bikin Fokus atau Justru Ganggu Lambung?
5. Menumbuhkan Rasa Syukur
Menahan lapar dan dahaga sepanjang hari, lalu menikmati buka puasa, mengajarkan seseorang untuk lebih menghargai hal-hal sederhana, seperti makanan, minuman, dan kesehatan.
Secara ilmiah, rasa syukur terbukti dapat meningkatkan kepuasan hidup, mengurangi perasaan negatif, dan memperkuat kesehatan mental secara keseluruhan.
Dengan demikian, puasa Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga sarana untuk melatih ketenangan batin, meningkatkan kesadaran diri, dan menjaga kesehatan mental.
Puasa mengajarkan kesabaran, memperkuat jiwa, serta membantu kita lebih menghargai nikmat kehidupan yang seringkali terlupakan. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Daftar Lima Manfaat Puasa Ramadan bagi Kesehatan Mental