Ramadan 2026
Kapan Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan Malam Ganjil Ramadan 1447 H
sebagaimana diketahui dalam ajaran Islam, kepastian waktunya memang tidak pernah diungkap secara tegas. Kerahasiaan ini diyakini sebagai bentuk hikmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MASJID-DI-GORONTALO-Potret-jemaah-salat-di-Masjid-Al-Muqarrabin-Kelurahan-Dulalowo.jpg)
Ringkasan Berita:
- Lailatul Qadar merupakan malam istimewa di bulan Ramadan yang nilainya lebih baik dari seribu bulan dan dirahasiakan waktunya.
- Mayoritas ulama menyebut malam tersebut berada pada sepuluh hari terakhir, terutama malam-malam ganjil.
- Berdasarkan jadwal Ramadan 1447 H, malam-malam yang berpotensi terjadi Lailatul Qadar jatuh pada pertengahan hingga akhir Maret 2026.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Ramadan 1447 Hijriah kini bergerak menuju fase paling dinanti umat Islam: sepuluh malam terakhir.
Pada fase inilah perhatian kaum Muslim tertuju pada satu malam istimewa yang dijanjikan memiliki nilai ibadah melebihi seribu bulan, yakni Lailatul Qadar.
Perbincangan tentang kapan tepatnya malam Lailatul Qadar 2026 terjadi kembali mengemuka.
Namun sebagaimana diketahui dalam ajaran Islam, kepastian waktunya memang tidak pernah diungkap secara tegas.
Kerahasiaan ini diyakini sebagai bentuk hikmah agar umat terus bersungguh-sungguh beribadah hingga penghujung Ramadan.
Secara umum, malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan menjadi waktu yang paling banyak dirujuk sebagai momentum pencarian Lailatul Qadar.
Jika merujuk kalender Ramadan 1447 H, rentang tersebut jatuh pada pertengahan hingga akhir Maret 2026.
Makna Lailatul Qadar dalam Al-Qur’an
Lailatul Qadar secara bahasa berarti malam kemuliaan atau malam penetapan.
Dalam keyakinan Islam, pada malam itu malaikat turun ke bumi membawa keberkahan dan ketetapan atas izin Allah SWT.
Keistimewaan malam tersebut diabadikan dalam Al-Qur’an melalui Surah Al-Qadr ayat 1–5:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ
سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Artinya:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan… Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan… Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan… Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.”
Selain itu, dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 ditegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan sebagai petunjuk bagi manusia:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
Ayat ini menjadi landasan bahwa Ramadan memiliki kedudukan istimewa karena berkaitan langsung dengan turunnya wahyu pertama.
Perbedaan Pendapat Ulama tentang Waktu Lailatul Qadar
Para ulama memiliki pandangan beragam terkait waktu pasti Lailatul Qadar. Mayoritas bersepakat bahwa malam tersebut terjadi setiap tahun di bulan Ramadan.
Namun terdapat perbedaan rincian mengenai tanggalnya:
Sebagian menyebut berada di sepuluh malam terakhir.
Ada yang menyatakan jatuh pada malam-malam ganjil.
Baca juga: Profil dan Jejak Karier Try Sutrisno, Wapres RI yang Kini Berpulang
Pendapat lain menyebut tanggal 17 Ramadan.
Sebagian sahabat seperti Ali RA, Aisyah RA, Muawiyah RA, dan Ubay bin Ka’ab RA berpendapat malam ke-27.
Ada pula yang menunjuk malam ke-21 atau ke-23.
Syaikh Ibn Jarir Al-Thabari dalam tafsirnya menegaskan pendapat yang paling kuat adalah bahwa Lailatul Qadar berada pada salah satu malam di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Imam Al-Tsa’laby menjelaskan bahwa Allah SWT merahasiakan waktu tersebut agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah sepanjang Ramadan.
Kerahasiaan itu diibaratkan seperti dirahasiakannya waktu mustajab di hari Jumat, nama Allah yang agung, hingga waktu terjadinya kiamat.
Keutamaan Lailatul Qadar
Al-Qur’an menyebut nilai kebaikan malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan.
Secara matematis, seribu bulan setara sekitar 83 tahun lebih. Artinya, satu malam ibadah di waktu tersebut memiliki ganjaran luar biasa besar.
Momentum ini menjadi peluang bagi setiap Muslim untuk meraih ampunan dan peningkatan derajat. Rasulullah SAW juga menganjurkan memperbanyak doa pada malam tersebut.
Baca juga: Kapan Lebaran 2026? Ini Jadwal Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H oleh Kemenag
Karena itu, sepuluh malam terakhir Ramadan kerap dimanfaatkan dengan:
- Qiyamul lail (salat malam)
- Tadarus Al-Qur’an
- Iktikaf di masjid
- Memperbanyak doa dan istighfar
Pendekatan yang ditekankan bukan sekadar menanti tanda-tanda alam, melainkan membangun kesungguhan spiritual dan konsistensi ibadah.
Jadwal Ramadan 1447 H (Merujuk Penetapan Kemenag RI)
Berikut daftar lengkap 30 hari Ramadan 1447 H yang dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026:
- 1 Ramadhan – Kamis, 19 Februari 2026
- 2 Ramadhan – Jumat, 20 Februari 2026
- 3 Ramadhan – Sabtu, 21 Februari 2026
- 4 Ramadhan – Minggu, 22 Februari 2026
- 5 Ramadhan – Senin, 23 Februari 2026
- 6 Ramadhan – Selasa, 24 Februari 2026
- 7 Ramadhan – Rabu, 25 Februari 2026
- 8 Ramadhan – Kamis, 26 Februari 2026
- 9 Ramadhan – Jumat, 27 Februari 2026
- 10 Ramadhan – Sabtu, 28 Februari 2026
- 11 Ramadhan – Minggu, 1 Maret 2026
- 12 Ramadhan – Senin, 2 Maret 2026
- 13 Ramadhan – Selasa, 3 Maret 2026
- 14 Ramadhan – Rabu, 4 Maret 2026
- 15 Ramadhan – Kamis, 5 Maret 2026
- 16 Ramadhan – Jumat, 6 Maret 2026
- 17 Ramadhan – Sabtu, 7 Maret 2026
- 18 Ramadhan – Minggu, 8 Maret 2026
- 19 Ramadhan – Senin, 9 Maret 2026
- 20 Ramadhan – Selasa, 10 Maret 2026
- 21 Ramadhan – Rabu, 11 Maret 2026
- 22 Ramadhan – Kamis, 12 Maret 2026
- 23 Ramadhan – Jumat, 13 Maret 2026
- 24 Ramadhan – Sabtu, 14 Maret 2026
- 25 Ramadhan – Minggu, 15 Maret 2026
- 26 Ramadhan – Senin, 16 Maret 2026
- 27 Ramadhan – Selasa, 17 Maret 2026
- 28 Ramadhan – Rabu, 18 Maret 2026
- 29 Ramadhan – Kamis, 19 Maret 2026
- 30 Ramadhan – Jumat, 20 Maret 2026
Dengan merujuk jadwal tersebut, malam-malam ganjil yang patut diintensifkan ibadahnya berada pada tanggal 11, 13, 15, 17, dan 19 Maret 2026 (malam 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan).
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.