Senin, 23 Maret 2026

Heboh Nasional

Viral karena Harganya Fantastis! Mobil Gubernur Kaltim Viral Terpeleset di Jalan Licin

 Sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial menampilkan sebuah Land Rover Defender dengan pelat nomor KT 1

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Viral karena Harganya Fantastis! Mobil Gubernur Kaltim Viral Terpeleset di Jalan Licin
TribunGorontalo.com
MOBIL -- Tangkapan layar video mobil tergelincir saat dikendarai di medan licin. Diduga mobil ini milik Gubermur Kaltim yang sebelumnya heboh karena pengandaanya yang fantastis. 

Ringkasan Berita:
  • Video yang memperlihatkan Land Rover Defender berpelat KT 1 tergelincir di jalan berlumpur menjadi perhatian publik. 
  • Kendaraan yang diduga sebagai mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur itu tercatat memiliki nilai pengadaan Rp 8,5 miliar.
  • Pemprov Kaltim menyatakan pemilihan kendaraan didasarkan pada kebutuhan mobilitas kepala daerah di wilayah dengan medan berat dan infrastruktur terbatas.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial menampilkan sebuah Land Rover Defender dengan pelat nomor KT 1 mengalami kesulitan saat melintasi jalur tanah berlumpur.

Dalam tayangan tersebut, kendaraan jenis SUV itu tampak beberapa kali kehilangan daya cengkeram ban hingga tergelincir ketika mencoba melewati permukaan jalan yang licin.

Mobil tersebut disebut-sebut sebagai kendaraan dinas Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud. V

ideo yang viral itu memicu perhatian publik, terutama karena nilai pengadaan kendaraan tersebut tercatat mencapai Rp 8,5 miliar.

Sorotan muncul di tengah pembahasan efisiensi anggaran pemerintah daerah. Sebagian masyarakat menilai pengadaan SUV premium itu berbanding terbalik dengan semangat penghematan belanja daerah.

Baca juga: Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Beberkan 12 Program Unggulan Strategis: Ini Tanpa APBD

Terlebih, dalam video yang beredar, kendaraan yang dikenal memiliki reputasi tangguh di berbagai medan justru terlihat kesulitan saat melintasi jalan berlumpur.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa pemilihan kendaraan dilakukan berdasarkan kebutuhan operasional kepala daerah yang kerap melakukan kunjungan ke wilayah dengan akses terbatas.

“Pak Gubernur ini kalau meninjau sebuah lokasi, beliau itu ingin tembus sampai ke lokasi itu. Beliau ingin tahu kondisi riil di lapangan, bahkan sering kali harus memaksakan diri melewati akses jalan yang belum memadai,” ujar Sri, dikutip dari Instagram Kaltim Today, Selasa (24/2/2026).

Ia mengungkapkan bahwa gubernur pernah mengalami kendala saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan Sotek dan Bongan, di mana kendaraan sempat tertahan di area hutan.

Menurut Sri, kondisi geografis Kalimantan Timur yang luas dan didominasi kawasan hutan, serta keterbatasan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah, kerap menyulitkan kendaraan dinas biasa.

Ia juga menyampaikan pernah mendampingi kunjungan kerja ketika kendaraan yang digunakan tidak mampu melanjutkan perjalanan sehingga harus berganti mobil.

“Harusnya memang kendaraan kepala daerah itu bisa menembus medan Kaltim di medan apa saja. Ini penting agar beliau bisa mengambil kebijakan yang tepat terkait konektivitas antarwilayah,” katanya.

Berdasarkan data pada sistem Inaproc Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kendaraan tersebut memiliki kapasitas mesin 2.996 cc dengan tenaga 434 HP.

Baca juga: Kapan Libur Lebaran 2026? Ini Jadwal Cuti Bersama Resmi Pemerintah

SUV ini menggunakan sistem hybrid yang dilengkapi baterai berkapasitas 38,2 kWh serta torsi maksimum mencapai 620 Nm.

Penelusuran terhadap spesifikasi teknis menunjukkan kendaraan tersebut mengarah pada varian Defender Octa, model yang dikenal sebagai salah satu lini mewah dengan kemampuan jelajah medan berat.

Meski demikian, beredarnya video yang memperlihatkan kendaraan tersebut tergelincir di jalur berlumpur tetap memunculkan diskusi di ruang publik.

 
(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved