Sabtu, 21 Maret 2026

Berita Nasional

Dana Kapal KKP Dipertanyakan Purbaya, Sebut Bisa Merugi Jika Tak Cepat Dicairkan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti belum terlihatnya realisasi proyek pembangunan kapal yang berkaitan dengan program

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Dana Kapal KKP Dipertanyakan Purbaya, Sebut Bisa Merugi Jika Tak Cepat Dicairkan
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
FOTO STOK -- Deretan kapal di Pelelangan Ikan Gorontalo Selasa pagi (14/1/2025). DANA KKP -- Purbaya pertanyakan anggaran pengadaan kapal oleh KKP. 

Ringkasan Berita:
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertanyakan realisasi proyek pembangunan kapal yang berkaitan dengan KKP karena belum ditemukan pemesanan kapal di galangan. 
  • Ia menilai percepatan penggunaan anggaran penting agar pinjaman yang telah dialokasikan tidak menimbulkan kerugian. 
  • KKP menjelaskan proyek masih dalam tahap pembahasan mekanisme pembiayaan yang melibatkan pinjaman dari Inggris.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti belum terlihatnya realisasi proyek pembangunan kapal yang berkaitan dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ia menilai anggaran yang telah dialokasikan perlu segera digunakan agar tidak menimbulkan konsekuensi kerugian bagi negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat berada di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum terdapat pemesanan pembangunan kapal yang tercatat di galangan kapal.

Baca juga: Cara Cek Penerima Bansos 2026, 4 Bantuan Dicairkan Mulai Februari

"Oh saya enggak tahu, kan dia suka promosi kapal banyak. Saya cuma cek ke galangan, ada enggak yang di-order? Ya belum. Berarti kan belum ada pesanan ke sana. Mau dibikin kapan saya enggak tahu. Ya sudah enggak apa-apa," kata Purbaya.

Menurutnya, meskipun sumber pembiayaan proyek pembangunan kapal berasal dari pinjaman luar negeri, proses pengelolaan pembiayaan tetap harus melalui Kementerian Keuangan.

Ia menegaskan setiap pinjaman pemerintah akan tetap masuk dalam mekanisme pengawasan keuangan negara.

"Yang betul Pak Trenggono mungkin, saya datanya salah. Tapi, sebagian katanya uangnya pinjaman. Tapi pinjaman juga nanti kan lewat kita juga kan, tetap saja," ujarnya.

REAKSI PURBAYA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025). Purbaya pun bereaksi menyebut Noel terjerat kasus karena memperoleh uang di luar gaji yang sudah diberikan. Bendahara negara itu menegaskan bahwa dia tidak pernah menerima uang di luar gaji resmi sebagai pejabat negara.
REAKSI PURBAYA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025). Purbaya pun bereaksi menyebut Noel terjerat kasus karena memperoleh uang di luar gaji yang sudah diberikan. Bendahara negara itu menegaskan bahwa dia tidak pernah menerima uang di luar gaji resmi sebagai pejabat negara. (TribunGorontalo.com)

Purbaya menekankan, program pembangunan kapal seharusnya dapat segera dijalankan apabila memang telah direncanakan dalam program pemerintah.

Ia menyebut percepatan realisasi anggaran menjadi hal penting agar program strategis dapat memberikan dampak ekonomi.

"Ya yang penting gini, ketika ada program tadi pembuatan kapal, cepat diluncurkan ke bawah. Gitu saja," tambahnya.

Dalam forum sebelumnya, Purbaya juga mempertanyakan progres proyek pembangunan kapal karena dana disebut telah disiapkan.

Ia mengaku merasa janggal apabila anggaran tersedia, tetapi belum diikuti dengan pelaksanaan program.

"Kan aneh enggak masuk akal. Uangnya sudah saya keluarkan, ordernya enggak ada," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved