Kunci Jawaban
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 176: Struktur Pidato
Materi Bahasa Indonesia Kelas 8 halaman 176 membahas cara menguraikan struktur teks pidato. Simak kunci jawaban Kegiatan 2 sebagai panduan belajar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Siswa-SMP-PGRI-6-belajar-di-ruang-kelas-bekas-ruang-guru-di-SDN-205-Neglasari.jpg)
Ringkasan Berita:
- Siswa diminta mengidentifikasi struktur pidato: pembukaan, isi, dan penutup.
- Contoh teks pidato bertema “Masalah Sampah” digunakan sebagai bahan analisis.
- Kunci jawaban disediakan sebagai referensi pendamping bagi orang tua dan guru.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Materi Bahasa Indonesia untuk siswa SMP kelas VIII pada halaman 176 memuat pembahasan mengenai cara menguraikan struktur teks pidato.
Dalam pembelajaran tersebut, peserta didik diminta mengidentifikasi serta menjelaskan bagian-bagian penyusun pidato sesuai materi yang dipelajari.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kurikulum Merdeka Kelas 8 SMP, Listening Chapter 5 Embrace Yourself
Buku Bahasa Indonesia Kelas VIII Kurikulum Merdeka ini disusun oleh Maya Lestari dan tim, diterbitkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2021.
Berikut ini kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 8 halaman 176 untuk Kegiatan 2 sebagai bahan referensi belajar.
Baca juga: Kunci Jawaban Soal Bahasa Indonesia Kelas 10 Hal 238–239 Kurikulum Merdeka, Materi Majas Puisi
Membaca
Bacalah teks pidato berikut, lalu uraikanlah susunan penulisannya.
Masalah Sampah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.
Salam sejahtera. Om swastiastu. Namo Buddhaya. Salam kebajikan.
Selamat siang Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati.
Selamat siang teman-teman yang berbahagia.
Pada kesempatan ini saya akan berbicara tentang “Masalah Sampah”.
Saat ini sampah sudah menjadi masalah yang memprihatinkan
dalam kehidupan. Setiap orang menghasilkan sampah yang tidak sedikit
jumlahnya, baik sampah organik maupun sampah anorganik. Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merilis bahwa jumlah timbunan
sampah nasional sebesar 175.000 ton per hari atau setara 64 juta ton per
tahun dengan asumsi sampah yang dihasilkan setiap orang 0,7 kg per hari.
Sampah yang paling banyak dihasilkan adalah sampah organik, seperti sisa
makanan dan tumbuhan, diikuti oleh sampah anorganik, seperti plastik,
kertas, kaleng, kaca, dan botol minuman.
Baca juga: Latihan Membuat Kalimat: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Hal 111, Kegiatan 2
Produksi sampah yang sangat besar itu akan berakibat fatal jika diikuti
oleh perilaku yang tidak benar dari masyarakat soal membuang sampah.
Perilaku membuang sampah sembarangan di tempat-tempat umum, seperti
di jalanan, selokan, sungai, ataupun laut adalah perilaku tidak terpuji.
Perilaku itu dapat menyebabkan bencana dan kerusakan lingkungan.
Bencana yang akan timbul bila kita membuang sampah sembarangan
salah satunya adalah banjir. Banjir disebabkan oleh selokan yang tersumbat
karena banyaknya sampah yang dibuang sembarangan. Sampah tersebut
juga menyebabkan pendangkalan sungai. Jika hujan turun, air akan meluap
ke permukiman warga. Selain itu, sampah yang dibuang ke sungai akan
dibawa arus ke laut. Jika sampai di laut, sampah akan merusak ekosistem
laut. Terumbu karang menjadi rusak, biota laut akan mati, dan ikan tidak
bisa berkembang biak. Selain menyebabkan banjir dan merusak ekosistem
laut, sampah anorganik juga dapat merusak unsur hara pada tanah sebab
sampah anorganik membutuhkan waktu lama untuk terurai. Akibatnya,
kesuburan tanah akan berkurang dan pepohonan sebagai sumber oksigen
tidak bisa tumbuh dengan baik.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 140 Kurikulum Merdeka, Teks Negosiasi Bab 4
Bapak dan Ibu Guru serta teman-teman semua.
Kita telah mengetahui akibat yang ditimbulkan oleh sampah. Marilah
kita melatih diri untuk disiplin dalam membuang sampah. Buanglah sampah
pada tempatnya. Jika perlu, kita harus mencari cara untuk mengolah
sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti mengolah sampah
organik menjadi pupuk kompos dan mendaur ulang sampah anorganik
menjadi barang-barang yang bermanfaat.
Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati dan teman-teman yang saya
cintai, sampah adalah masalah kita bersama. Untuk itu, marilah kita
menjaga lingkungan agar terbebas dari sampah. Saya berharap pada masa
yang akan datang kita lebih peduli dan perhatian terhadap masalah sampah.
Terima kasih atas perhatiannya. Selamat siang.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.
Kegiatan 2: Menguraikan Struktur Pidato
Duduklah bersama kelompok kalian. Uraikanlah struktur pidato di atas ke
dalam tabel seperti berikut.