Bansos 2026
Cek Desil DTSEN Pakai KTP, Ini Syarat Pencairan Bansos Februari 2026
Bansos Februari 2026 segera cair. Pastikan nama Anda terdaftar dengan mengecek desil DTSEN pakai KTP agar tak ketinggalan PKH dan BPNT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Daftar-bansos-DTSEN.jpg)
Ringkasan Berita:
- DTSEN jadi acuan utama penentuan penerima bansos 2026
- BPNT Februari 2026 cair Rp200.000 per bulan, dicairkan per tahap
- Desil DTSEN bisa dicek mandiri lewat aplikasi Cek Bansos Kemensos
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) pada Februari 2026. Agar tidak tertinggal informasi pencairan, masyarakat perlu memastikan status kepesertaannya sejak dini.
Salah satu hal krusial yang wajib diketahui adalah posisi desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
DTSEN menjadi rujukan utama pemerintah dalam menetapkan penerima bansos tahun 2026.
Melalui data ini, penyaluran bantuan diharapkan lebih tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Tanpa mengetahui desil DTSEN, masyarakat akan kesulitan memastikan apakah namanya masuk dalam daftar penerima bantuan atau tidak.
Lantas, bagaimana cara mengecek desil DTSEN untuk mengetahui peluang pencairan bansos Februari 2026?
Daftar Bansos yang Cair Februari 2026
Pemerintah dijadwalkan mulai menyalurkan beberapa program bantuan sosial pada Februari 2026.
Bantuan tersebut antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Kementerian Sosial memastikan BPNT 2026 diberikan sebesar Rp200.000 per bulan untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyalurannya dilakukan secara bertahap setiap triwulan.
Dengan demikian, dalam satu tahap pencairan, KPM akan menerima total Rp600.000 untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2026.
Mengenal DTSEN
Mengutip laman resmi Nganjuk Smart City, Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan basis data terpadu yang bersifat dinamis.
DTSEN dibentuk melalui integrasi tiga sumber data utama, yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), serta Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Seluruh data tersebut kemudian diverifikasi dan diuji silang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) milik Kementerian Dalam Negeri.
Kehadiran DTSEN bertujuan mengatasi persoalan ketidaksinkronan data bansos yang sebelumnya kerap terjadi akibat perbedaan basis data antar kementerian dan lembaga.
Apa Itu Desil DTSEN?
Dalam sistem DTSEN, penduduk dikelompokkan berdasarkan desil kesejahteraan.
Desil adalah metode pengelompokan ekonomi yang membagi masyarakat ke dalam 10 lapisan, mulai dari kondisi ekonomi paling rendah hingga paling sejahtera.
Posisi desil inilah yang menjadi penentu utama kelayakan seseorang untuk menerima bantuan sosial.
Berdasarkan pembagian desil DTSEN, kelompok masyarakat diklasifikasikan sebagai berikut:
- Desil 1: sangat miskin atau miskin ekstrem
- Desil 2: miskin
- Desil 3: hampir miskin
- Desil 4: rentan miskin
- Desil 5: menengah bawah
- Desil 6: menengah
- Desil 7: menengah atas
- Desil 8: golongan mapan
- Desil 9: kaya
- Desil 10: sangat kaya
Semakin rendah posisi desil, semakin besar peluang masyarakat masuk sebagai penerima bansos.
Tujuan Penerapan DTSEN
DTSEN disusun dengan tiga tujuan utama. Pertama, mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sosial yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Kedua, memastikan bantuan sosial tersalurkan secara tepat sasaran. Ketiga, mempercepat upaya pengentasan kemiskinan, khususnya bagi kelompok miskin dan miskin ekstrem.
Pemutakhiran data DTSEN dilakukan melalui dua mekanisme, yakni jalur formal oleh pemerintah serta jalur partisipasi masyarakat.
Cara Cek Desil DTSEN Lewat Aplikasi Cek Bansos
Masyarakat dapat mengecek desil DTSEN secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial. Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store atau App Store
- Buka aplikasi setelah terpasang
- Pilih menu Buat Akun Baru jika belum memiliki akun
- Isi data sesuai KTP, lalu buat username dan password
- Login menggunakan akun yang telah dibuat
- Pilih menu Profil di halaman utama
- Data keluarga yang terdaftar dalam DTSEN akan ditampilkan
- Klik Peringkat Kesejahteraan Keluarga untuk melihat posisi desil
Cara Cek Status Pencairan Bansos Februari 2026
Jika hasil pengecekan menunjukkan nama terdaftar sebagai penerima, langkah selanjutnya adalah memastikan status pencairan bansos.
Masyarakat dapat mengakses laman resmi Kementerian Sosial untuk memantau informasi penyaluran bantuan.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah penerima (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa)
- Isi nama penerima manfaat sesuai KTP
- Masukkan kode captcha
- Klik Cari Data
Sistem akan menampilkan status kepesertaan serta informasi pencairan bansos Februari 2026 bagi masyarakat yang berhak menerima. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.