Bansos 2026

18 Juta Keluarga Terima Bansos PKH dan BPNT 2026, Ini Cara Cek Penerima Lewat HP

Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia di awal tahun ini, karena pemerintah telah mengonfirmasi kesiapan penyaluran dana bantuan sosial

Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
BANSOS 2026 -- Ilustrasi pencairan Bansos. Simak cara cek penerima Bansos 2026 melalui situs resmi Kemensos. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah siap mendistribusikan bansos reguler (PKH dan BPNT) mulai Februari 2026 kepada 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
  • Dana disalurkan melalui Bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Nominal PKH bervariasi sesuai kategori anggota keluarga 
  • Masyarakat diminta proaktif mengecek status penerima melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id menggunakan KTP guna memastikan akurasi data dan meminimalisir salah sasaran

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia di awal tahun ini, karena pemerintah telah mengonfirmasi kesiapan penyaluran dana bantuan sosial (bansos) reguler untuk jutaan penduduk.

Sebanyak 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dipastikan akan menjadi sasaran utama dalam pendistribusian bansos tahap pertama yang dijadwalkan cair pada Februari 2026.

Langkah ini diambil sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di kelas ekonomi menengah ke bawah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa koordinasi antarlembaga terus diperkuat agar proses transfer dana maupun barang tidak mengalami kendala teknis di lapangan.

Program yang menjadi primadona dalam pencairan kali ini adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kedua program tersebut selama ini memang menjadi pilar utama dalam sistem jaring pengaman sosial nasional yang dikelola oleh Kementerian Sosial.

Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan bahwa data yang digunakan benar-benar valid dan menjangkau keluarga yang membutuhkan secara akurat.

Oleh karena itu, proses pemutakhiran data melalui sistem digital terus digenjot untuk meminimalisir adanya salah sasaran atau data ganda.

Masyarakat pun kini diminta untuk lebih proaktif dalam memantau status kepesertaan mereka agar tidak tertinggal informasi pencairan yang sudah di depan mata.

Dengan dukungan teknologi, pengecekan status penerima kini jauh lebih mudah dan bisa dilakukan hanya melalui genggaman ponsel masing-masing warga.

Rencana penyaluran ini merupakan bagian dari agenda besar pemerintah dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di seluruh pelosok negeri.

Menteri Sosial, dalam pernyataannya baru-baru ini di Jakarta, menekankan pentingnya efisiensi waktu dalam distribusi bantuan tahap awal tahun 2026.

Ia menyebutkan bahwa target 18 juta keluarga tersebut mencakup gabungan dari penerima manfaat PKH dan bantuan sembako atau BPNT.

"Kami berupaya agar pada bulan Februari, bantuan sudah mulai diterima oleh masyarakat," ungkapnya saat ditemui di sela agenda resmi kementerian seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (27/1/2026).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved