Selasa, 10 Maret 2026

Kriminal Nasional

Detik-detik Polisi Nyamar jadi Badut Demi Ringkus Raja Curanmor

Dikenal sulit tertangap, terduga spesialis pencurian kendaraan bermotor di wilayah Palembang, tertangkap juga. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Detik-detik Polisi Nyamar jadi Badut Demi Ringkus Raja Curanmor
TribunGorontalo.com
RAJA CURANMOR PALEMBANG - Pelaku Saat Diamankan di Polrestabes Palembang. 255 Kali Curi Motor, Pemuda di Palembang Ditembak, Polisi Harus Nyamar Jadi Badut Saat Penangkapan. Cerita di balik tertangkapnya Raja Curanmor Palembang Jodi Iskandar: Pelaku gigit polisi berkostum badut, dibalas dengan tembakan di betis. 
Ringkasan Berita:
  • Jodi Iskandar (26), yang dikenal sebagai Raja Curanmor Palembang, akhirnya ditangkap setelah berkali-kali lolos dari kejaran polisi. 
  • Penangkapan dilakukan dengan strategi penyamaran, di mana petugas mengenakan kostum badut untuk mendekati pelaku. 
  • Jodi tercatat telah lima kali keluar masuk penjara dan diduga mencuri 255 sepeda motor di puluhan lokasi.

 

TRIBUNGORONTALO.COM --  Dikenal sulit tertangap, terduga spesialis pencurian kendaraan bermotor di wilayah Palembang, tertangkap juga. 

Terduga pelaku ini sehari-hari dipanggil Jodi Iskandar (26) dan dikenal luas sebagai “Raja Curanmor” karena rekam jejak kriminalnya yang berulang.

Pelaku diketahui bukan wajah baru bagi kepolisian. Jodi tercatat telah keluar-masuk penjara sebanyak lima kali.

Baca juga: Bansos 2026: Panduan Lengkap Mendaftar dan Mengusulkan Penerima Baru

Ia juga diduga terlibat dalam pencurian di sedikitnya 55 lokasi berbeda, dengan total motor hasil curian mencapai 255 unit.

Keberhasilan penangkapan ini tidak lepas dari peran dua perwira polisi yang menjadi aktor utama di balik operasi tersebut.

Mereka adalah Kanit Ranmor Polrestabes Palembang Iptu Jhoni Palapa, yang dikenal dengan julukan “Si Peci Merah”, serta Ipda Gadik Pratama, Kasubnit Ospnal Ranmor sekaligus lulusan Akademi Kepolisian tahun 2022.

Iptu Jhoni Palapa memimpin langsung Satuan Tugas Tim Berguyur Bae yang selama ini memburu jaringan curanmor di Palembang.

Sementara Ipda Gadik menjadi motor penggerak lapangan dalam operasi intelijen yang akhirnya mengakhiri pelarian Jodi.

Upaya penangkapan terhadap Jodi bukan perkara mudah.

Selama satu pekan penuh, tim Ranmor melakukan penyelidikan intensif untuk memetakan pergerakan pelaku. 

Informasi yang diperoleh mengarah pada satu lokasi, yakni rumah pacar Jodi, tempat ia kerap menghabiskan waktu.

Kesempatan emas datang saat pelaku diketahui sedang “ngapel” di rumah tersebut.

Namun situasi di lapangan tidak sepenuhnya kondusif karena di sekitar lokasi tengah berlangsung acara pernikahan, membuat petugas harus bertindak ekstra hati-hati.

Menurut Ipda Gadik, Jodi termasuk pelaku yang sangat waspada.

Sebelumnya, ia sudah tiga kali hampir ditangkap namun selalu berhasil lolos.

Dua upaya penangkapan dilakukan oleh Unit Ranmor, sementara satu lainnya oleh Unit Pidum.

Belakangan terungkap, pelaku memasang kamera pengawas di sekitar rumah untuk memantau setiap pergerakan mencurigakan.

Setiap kali CCTV dilepas petugas, Jodi kembali memasangnya, sehingga upaya penindakan kerap terbaca lebih dulu.

Menghadapi situasi itu, polisi pun menyusun strategi tak biasa.

Dua anggota Unit Ranmor akhirnya menyamar menggunakan kostum badut Doraemon dan Spider-Man.

Dengan berpura-pura menghibur tamu acara dan berjoget di sekitar lokasi, petugas perlahan mendekati pelaku tanpa menimbulkan kecurigaan.

Saat Jodi lengah, petugas langsung melakukan penangkapan.

Pelaku sempat melakukan perlawanan sengit, bahkan menggigit salah satu anggota yang mengenakan kostum badut.

Karena berusaha melarikan diri dan membahayakan petugas, aparat terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku di bagian betis kaki.

Iptu Jhoni Palapa menegaskan bahwa penindakan ini menjadi peringatan keras bagi pelaku kejahatan curanmor lainnya.

Ia meminta para pelaku yang masih buron untuk menghentikan aksinya atau segera menyerahkan diri.

Polrestabes Palembang, lanjutnya, tidak akan berhenti memburu pelaku pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 10 Maret 2026 (20 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:09
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved