Tragedi Labuan Bajo
Pelatih Valencia Tewas di Labuan Bajo Indonesia, Real Madrid Kirim Ucapan Belasungkawa
Fernando Martin, pelatih Tim B Wanita Valencia, bersama tiga anaknya tewas dalam tragedi kapal tenggelam di Labuan Bajo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-pencarian-korban-kapal-karam-di-Labuan-Bajo-dan-logo-Real-Madrid.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pelatih Valencia CF Femenino B, Fernando Martin, bersama tiga anaknya tewas dalam kecelakaan kapal
- Real Madrid dan Valencia CF merilis pernyataan resmi berduka atas wafatnya Martin
- Fernando Martin dikenal sebagai sosok berdedikasi dalam pengembangan sepak bola wanita Spanyol
TRIBUNGORONTALO.COM – Dunia sepak bola berduka setelah kabar meninggalnya Fernando Martin, pelatih Tim B Wanita Valencia, bersama tiga anaknya dalam tragedi kapal tenggelam di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Klub raksasa Spanyol, Real Madrid, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut.
Dalam pernyataan resmi, Real Madrid menegaskan rasa duka cita atas kehilangan Fernando Martin dan tiga anaknya.
Klub La Liga itu juga menyampaikan simpati kepada istri Martin, Andrea Ortuno, serta putrinya Mar yang selamat dari tragedi.
“Real Madrid dan Dewan Direksi sangat berduka atas meninggalnya Fernando Martin dan tiga anaknya dalam kecelakaan kapal tragis di Indonesia,” tulis pernyataan resmi klub seperti dilansir TribunGorontalo.com, Minggu (28/12/2025)
“Real Madrid juga menyampaikan belasungkawa terdalam kepada istrinya, Andrea, dan putrinya, Mar, di masa yang sangat sulit ini,” tambah pernyataan tersebut.
Insiden ini terjadi pada Sabtu (27/12/2025), ketika keluarga Martin menaiki kapal pinisi Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo.
Kapal diduga mengalami mati mesin sebelum dihantam ombak setinggi 1,5 meter.
Total ada 11 orang di kapal tersebut. Fernando Martin dan tiga anaknya meninggal dunia. Sementara sang istri dan putrinya berusia tujuh tahun berhasil selamat bersama lima penumpang lainnya.
“Fernando Martin meninggal dunia pada usia 44 tahun, bersama ketiga anaknya yang berusia 12, 10, dan 9 tahun. Semoga mereka beristirahat dalam damai,” tutup pernyataan Real Madrid.
Tragedi Labuan Bajo
Sebelumnya, Klub sepak bola asal Spanyol, Valencia CF, merilis pernyataan duka atas meninggalnya seorang pelatih mereka, Fernando Martin, bersama tiga anggota keluarganya dalam kecelakaan kapal di Labuan Bajo, NTT, Indonesia.
"Kami sangat berduka atas wafatnya Fernando Martin, pelatih Valencia CF Femenino B, dan tiga anaknya, dalam kecelakaan kapal tragis di Indonesia, sebagaimana dikonfirmasi oleh otoritas setempat," demikian pernyataan Valencia.
Manajemen klub yang berjuluk Los Che itu juga menyampaikan dukungan moril kepada keluarga korban serta seluruh elemen klub yang terdampak oleh tragedi tersebut.
“Pada saat yang sangat sulit ini, kami ingin menyampaikan dukungan dan belasungkawa kami kepada keluarga, sahabat, serta rekan-rekan di Valencia CF, Valencia CF Femenino, dan Akademi VCF,” lanjut pernyataan tersebut.