Wisuda UUMGo
Wisuda UMGO 2025, Rektor Tantang Lulusan Hadir sebagai Solusi di Tengah Masyarakat
Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Prof Abd Kadim Masaong, menantang para lulusan untuk tidak berhenti pada pencapaian
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/WISUDA-Ratusan-mahasiswa-UMGO-ikuti-prosesi-wisuda-Selasa-23122025.jpg)
Ringkasan Berita:
- Rektor UMGO Prof Abd Kadim Masaong menegaskan lulusan perguruan tinggi harus hadir sebagai solusi nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar menyandang gelar akademik.
- UMGO kini memasuki fase kedua pengembangan menuju Excellent University dengan fokus peningkatan mutu akademik, akreditasi program studi, dan daya saing institusi.
- Pada wisuda 2025 ini, UMGO meluluskan 430 wisudawan dan mencatat pertumbuhan aset signifikan hingga Rp 105,2 miliar.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Prof Abd Kadim Masaong, menantang para lulusan untuk tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik semata.
Ia menegaskan, lulusan perguruan tinggi harus mampu hadir di tengah masyarakat sebagai solusi nyata dan ikut mendorong pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Prof Abd Kadim dalam prosesi Wisuda UMGO Tahun 2025, Selasa (23/12/2025).
Dalam sambutannya, ia menyoroti dinamika masyarakat yang kini semakin kritis terhadap peran lulusan perguruan tinggi.
Menurutnya, tantangan dunia kerja dan sosial saat ini menuntut lulusan yang adaptif, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial, bukan sekadar pemilik ijazah.
“Lulusan perguruan tinggi harus siap mengambil peran, bukan sekadar menyandang ijazah,” tegasnya di hadapan ratusan wisudawan dan orang tua.
UMGO Siapkan Lulusan Berkarakter dan Berdaya Saing
Prof Abd Kadim menekankan bahwa UMGO terus diarahkan untuk mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dari sisi karakter dan nilai sosial.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap lulusan siap menghadapi realitas dan kebutuhan masyarakat.
“Kampus harus memastikan lulusannya siap menghadapi tantangan masyarakat, baik di dunia kerja maupun dalam pengabdian sosial,” katanya.
UMGO Masuk Fase Kedua Menuju Excellent University
Dalam kesempatan tersebut, Prof Abd Kadim juga memaparkan arah pengembangan UMGO yang kini memasuki fase kedua pengembangan institusi, yakni menuju Excellent University.
Fase ini akan difokuskan pada penguatan mutu akademik, peningkatan kualitas dosen dan lulusan, serta daya saing institusi di tingkat regional dan nasional.
“Mulai 2026, kami masuk fase kedua pengembangan, yaitu Excellent University,” ungkapnya.
Hingga akhir 2025, UMGO tercatat telah meraih akreditasi institusi dengan predikat Baik Sekali.
Selain itu, terdapat 12 program studi berakreditasi Baik Sekali, 20 program studi berakreditasi Baik, serta satu program studi yang masih berstatus akreditasi Kurang.