Sabtu, 7 Maret 2026

Air Danau Singkarak Tetap Jernih Saat Banjir Sumatera, Ini Penjelasan Ahli Geologi

Warganet dibuat heran oleh satu fenomena tak biasa, yakni air Danau Singkarak tetap jernih di tengah banjir yang melanda sejumlah wilayah di

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Air Danau Singkarak Tetap Jernih Saat Banjir Sumatera, Ini Penjelasan Ahli Geologi
Tribunnews.com
Air Danau Singkarak di Sumatera Barat tetap jernih meski kawasan di sekitarnya dilanda banjir dalam beberapa hari terakhir. Fenomena itu viral di media sosial dan memunculkan pertanyaan dari warganet.dANAU sINGKARAK(TANGKAPAN LAYAR/INSTAGRAM) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Warganet dibuat heran oleh satu fenomena tak biasa, yakni air Danau Singkarak tetap jernih di tengah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.

Foto dan video yang memperlihatkan kondisi tersebut bahkan viral di media sosial dan memicu banyak pertanyaan.

Ahli Geologi Sumatera Barat, Ade Edwar, menyebut kejernihan air Danau Singkarak di tengah banjir sebagai fenomena unik yang tidak terjadi di banyak danau lain.

Baca juga: Gempa Bumi Pagi Ini Rabu 03 Desember 2025, Terjadi di Sulawesi Kedalaman Hanya 11 Km

“Secara umum, ketika banjir, air akan berubah keruh. Tapi Danau Singkarak justru tetap jernih karena kawasan di sekitarnya memiliki kandungan batu kapur yang sangat tinggi,” ujar Ade saat dihubungi, Rabu (3/12/2025).

Batu Kapur Jadi “Filter Alami”

Ade menjelaskan bahwa aliran sungai yang bermuara ke Danau Singkarak terlebih dahulu melewati wilayah berbatu kapur.

Material tersebut memiliki sifat mengikat partikel kotoran, sehingga air yang masuk ke danau sudah tersaring secara alami.

“Sungai-sungai yang menjadi hulu Danau Singkarak membawa air yang sudah bersih. Itu sebabnya meski daerah sekitarnya banjir, air danaunya tidak ikut keruh,” tuturnya.

Keunggulan Lama yang Kembali Terbukti

Menurut Ade, karakteristik ini bukan hal baru. Sejak dahulu, aktivitas geologi di sekitar Singkarak memang membuat kawasan danau memiliki kualitas air jernih yang stabil.

“Keunggulan Danau Singkarak adalah airnya yang selalu bening. Karena aliran yang masuk ke danau sudah jernih sejak dari hulu,” jelasnya.

Berbeda dengan Danau Lain

Ia menambahkan, tidak semua danau memiliki kondisi serupa. Daerah yang tidak memiliki kandungan batu kapur umumnya akan menerima aliran air banjir yang berwarna coklat pekat karena membawa sedimen dalam jumlah besar.

“Kalau tidak ada batu kapur, saat banjir air pasti coklat dan keruh,” kata Ade.

Fenomena ini kembali menegaskan peran geologi kawasan Singkarak dalam menjaga kualitas air danau, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri di tengah bencana yang melanda di sekitarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 07 Maret 2026 (17 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved